IHSG Sesi I Menguat ke 5.957, Kasus Covid-19 Masih Jadi Sentimen Negatif

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 29 Juni 2021 12:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 29 278 2432521 ihsg-sesi-i-menguat-ke-5-957-kasus-covid-19-masih-jadi-sentimen-negatif-J1eWR1duQz.jpg IHSG Menguat (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi I perdagangan hari ini dengan menguat. IHSG naik 17,8 poin atau 0,3% ke level 5.957.

Meski terus menguat hingga jeda pertama, peningkatan kasus positif Covid-19 di Indonesia dalam dua pekan terakhir masih mempengaruhi pergerakan IHSG. Pasalnya, hal tersebut menjadi sentimen negatif bagi IHSG yang bergerak sideways atau bergerak ke samping yang menunjukkan bahwa kondisi pasar sedang naik turun dalam rentang harga tertentu.

Baca Juga: IHSG Naik Turun Imbas Lonjakan Kasus Covid-19, Sebagian Investor Panik

Analis Trimegah Sekuritas, Rovandi mengatakan, di tengah pelemahan IHSG ini terdapat beberapa sektor saham yang dapat dimanfaatkan investor, seperti sektor kesehatan, farmasi, dan telekomunikasi. Untuk sektor farmasi dia mencontohkan beberapa saham seperti Kimia Farma (KAEF) dan Indofarma (INAF).

"Sektor farmasi, seperti KAEF dan INAF ini yang lagi seksi saat ini. Walaupun revenue KAEF saat ini lagi jatuh tapi tetap aja dengan volatilitas yang lumayan pergerakannya tetap saja valuasinya masih lumayan meskipun dua atau tiga hari ini turun. Jadi ada potensi KAEF untuk balik lagi ke atas," ujar Rovandi kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (29/6/2021).

Baca Juga: Menguat Tipis, IHSG Dibuka Menghijau pada Level 5.947

Selanjutnya, Rovandi menyebut terdapat saham sektor kesehatan atau emiten Rumah Sakit dapat menjadi pilihan investor di tengah pelemahan IHSG akibat peningkatan kasus positif Covid-19.

Diketahui, terdapat beberapa emiten Rumah Sakit, seperti Medikaloka Hermina (HEAL), Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA), Siloam International Hospital (SILO), Sarana Meditama Metropolitan (SAME), dan lainnya.

"Kemudian, sektor rumah sakit (bisa dimanfaatkan), ada sekitar tiga kalau ga salah," kata dia.

Selanjutnya, dia juga menyarankan sektor telekomunikasi yang bisa dimanfaatkan investing. Hal ini berkaitan dengan diluncurkannya jaringan 5G dan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

"Kemudian sektor telekomunikasi itu diuntungkan dengan sekarang 5G udah mulai masuk, karena sekarang sedang WFH juga jelas akan memberikan banyak pengaruh, rajanya di TLKM (Telkom Indonesia). TOWR (Sarana Menara Nusantara) dan TBIG (Tower Bersama Infrastructure) juga sama sekarang sedang resistance, sedang up trend," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini