Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Fakta Bansos Tunai Rp600.000 Cair saat PPKM Darurat

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 03 Juli 2021 |04:05 WIB
7 Fakta Bansos Tunai Rp600.000 Cair saat PPKM Darurat
Bansos Tunai (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Bansos tunai akhirnya dicairkan saat PPKM darurat Jawa-Bali 3 Juli-20 Juli 2021. Nantinya, masyarakat yang berhak akan mendapat bansos tunai Rp600.000.

Bansos tunai Rp600.000 cair merupakan rapelan Mei-Juni 2021. Hal ini dipastikan Menteri Sosial Tri Rismaharini

Berikut fakta-fakta pencairan bansos tunai Rp600.000 seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Sabtu (3/7/2021).

1. Bansos Tunai Cair Pekan Depan

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini akan menyalurkan bansos tunai Rp600.000.

"BST (Bansos tunai) akan disalurkan untuk bulan Mei dan Juni, setelah sebelumnya berhenti di April. Kita berharap pekan ini atau paling lambat pekan depan bansos ini dapat tersalur," kata Risma dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/7/2021).

Baca Juga: Ini Syarat Dapat Bansos Tunai Rp600.000

2. Bansos Cair Rp600.000

Risma menyebut untuk besaran BST yang akan diberikan adalah senilai Rp300 ribu per bulan. Kemudian akan disalurkan kepada warga di setiap awal bulan, sedangkan pada Mei dan Juni akan diberikan Rp600 ribu sekaligus.

3. Risma Minta Bansos Tunai untuk Bahan Pokok

Risma berharap bansos tunai dibelanjakan tidak untuk selain kebutuhan pokok. Pihaknya juga akan memantau penggunaan bansos tunai di masyarakat.

"Warga akan menerima Rp600 ribu sekaligus, tapi saya minta jangan diijonkan dan hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok saja," harap Risma.


4. Target 10 Juta Penerima

Target penyaluran dalam sebulan BST akan menyasar 10 juta penerima bantuan. Selain itu, penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 18,8 juta, serta penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 10 juta.

"Soal data penerima bansos sudah dibersihkan kemarin, tapi ada 3,6 juta yang nyangkut di bank dan tadi sudah di-clearkan dalam rapat," terangnya.

5. Penyaluran Lewat PT Pos

Pencairan bansos tunai akan menyasar 10 juta penduduk yang masuk ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kemensos pun sudah mengantongi sejumlah data penerima bansos tunai. Namun, demikian, data penerima bansos dapat diajukan oleh pemerintah daerah. Penyaluran bansos tunai akan melalui PT Pos Indonesia.

6. Anggaran Rp2,3 Triliun

Penyaluran bantuan ini tidak mengganggu anggaran dari Kementerian Sosial, melainkan ada tambahan anggaran dari Pemerintah untuk dua bulan, yaitu pada bulan Mei danJuni sebanyak Rp2,3 triliun.

“Sebetulnya ada total tambahan sebesar Rp6 triliun untuk penyaluran selama dua bulan, tapi kita masih punya uang spare sebanyak Rp3 triliun sekian,” kata Risma.

Upaya percepatan bantuan ini juga diimbangi dengan adanya pengawasan penggunaan dana bansos yang dilakukan dari struk belanja penerima manfaat, jika dibelanjakan selain untuk kebutuhan pokok.

“Evaluasi penggunaan uang bansos bisa dilihat dari struk belanja penerima bansos, digunakan untuk barang kebutuhan pokok atau barang yang lain, ” pungkasnya.

7. Syarat Dapat Bansos Tunai

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan kriteria yang boleh mendapatkan bansos tunai.

Salah satunya masyarakat miskin yang terdampak PPKM Darurat. Adapun, 10 juta masyarakat miskin bakal mendapatkan bansos tunai

"Bansos Tunai ini bakal diberikan kepada 10 juta masyarakat enggak mampu dan miskin," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (2/7/2021).

Selanjutnya, kriteria yang mendapatkan bansos yakni yang belum sama sekali mendapatkan bantuan. Serta memiliki nomor induk kependudukan untuk di data dalam mendapatkan bansos tunai. Nantinya pencairan akan dilakukan pada Bulan Juli dan Agustus.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement