Nama Perusahaan Sandiaga Dicatut Investasi Bodong, Saratoga (SRTG) Lapor Polisi

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 08:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 278 2436728 nama-perusahaan-sandiaga-dicatut-investasi-bodong-saratoga-srtg-lapor-polisi-Cld6BwbuXZ.jpg Saratoga Memastikan Tidak Menawarkan Investasi Dalam Bentuk Apapun. (Foto: okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menegaskan tidak menawarkan program investasi dalam bentuk apapun, baik aplikasi pesan instan maupun media sosial.

Hal tersebut sebagai penegaskan terhadap temuan beberapa grup di aplikasi Telegram yang mengatasnamakan emiten investasi yang sebagian sahamnya dimiliki Sandiaga Uno ini bukan merupakan akun resmi atau akun terkait dengan Perseroan.

Baca Juga: Saratoga Investama Sedaya Bakal Bagi-Bagi Dividen Rp110/Saham, Cek Tanggalnya

Adapun beberapa akun-akun Telegram yang mencatut Saratoga diantaranya:

Grup Telegram 1

Alamat: https://t.me/SARATOGA_Sahabatmiliader

admin: @Michael_soeryadjaya

Grup Telegram 2

Alamat: https://t.me/PTSARATOGA_1GRUP

admin: @Michael_soeryadjaya1

Grup Telegram 3

Alamat: https://t.me/Devin_Saratoga

admin: @Devin_Wirawan

Baca Juga: Emiten Sandiaga Uno Bakal Stock Split, Cek Jadwalnya

Divisi Hukum dan Sekretariat Perusahaan SRTG, Juan Akbar Indraseno mengatakan, segala informasi yang terdapat di akun telegram tersebut termasuk foto, dokumen, atau penggunaan logo, penyebutan nama salah satu atau lebih dari direksi atau dewan komisaris atau pemegang saham utama dipergunakan secara tidak sah dan tanpa sepengetahuan dan tanpa izin Perseroan.

"Sehingga Perseroan tidak bertanggung jawab atas segala hal yang tertera dalam akun telegram tersebut dan atas segala tindakan atau kerugian yang mungkin sudah ditimbulkan oleh admin atau pihak-pihak yang terkait dengan akun Telegram tersebut," ujar Akbar dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (7/7/2021).

Akbar menambahkan, dalam rangka memberikan perlindungan hukum kepada publik dan khususnya investor dan calon investor, Perseroan pad Senin (5/7/2021) telah melaporkan dugaan tindak pidana melalui Akun Telegram tersebut kepada Polda Metro Jaya.

"Dengan Laporan No. LP/B/3362/VII/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA termasuk pihak-pihak yang bertanggung jawab atau berkontribusi dalam menciptakan keberadaan Akun Telegram ini dan menimbulkan kerugian dan/atau pencemaran nama baik Perseroan dan afiliasinya," kata dia.

Perseroan turut mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap oknum oknum tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan perseroan untuk berinvestasi dengan melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada perseroan melalui kontak yang tertera pada website resmi perseroan untuk mendapatkan informasi yang valid.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini