Penumpang KRL Turun hingga 25% Selama PPKM Darurat

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Kamis 08 Juli 2021 09:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 08 320 2437325 penumpang-krl-turun-hingga-25-selama-ppkm-darurat-Lca1qfcsDX.jpg Penumpang KRL Turun (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pada masa pemberlakukan PPKM darurat, penumpang moda transportasi PT Kereta Commuter Line (KRL) mengalami penurunan sebanyak 21% hingga 25%.

“Terjadi penurunan penumpang KRL sebanyak 21% sampai 25% atau sekitar 237 ribu hingga 267 ribu penumpang per hari, dibandingkan dengan seminggu sebelum masa PPKM Darurat atau sekitar 319 ribu hingga 330 ribu penumpang per hari,” kata Budi dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (8/7/2021).

Baca Juga: PPKM Darurat, Penumpang KRL Dibatasi 52 Orang Per Kereta 

Dalam masa PPKM darurat, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginstruksikan kepada Dirjen Perhubungan Darat dan Perkeretaapian untuk mempersiapkan Surat Edaran baru untuk lebih memperketat syarat perjalanan.

Di samping itu, Menhub mengaku akan memberlakukan syarat bagi penumpang untuk menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) yang dikeluarkan oleh Pemprov DKI Jakarta, bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan jarak jauh.

“Sementara, pada angkutan penyeberangan pergerakan penumpang mengalami penurunan sekitar 19 persen atau sekitar 35 ribu penumpang per hari, dibandingkan sebelum masa PPKM Darurat yang mencapai sekitar 46 ribu penumpang per hari," katanya.

Sedangkan, pergerakan kendaraan yang keluar Jabodetabek mengalami penurunan 16 persen atau sekitar 99 ribu kendaraan per hari, dibandingkan dengan masa sebelum PPKM Darurat yang mencapai 117 ribu kendaraan per hari.

“Dengan menjadikan STRP sebagai syarat penumpang, diharapkan dapat menurunkan tingkat pergerakan atau mobilitas masyarakat,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini