Sandiaga Uno Ajak Akademisi dan Dunia Usaha Bangkitkan Pariwisata Indonesia

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 16 Juli 2021 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 320 2441555 sandiaga-uno-ajak-akademisi-dan-dunia-usaha-bangkitkan-pariwisata-indonesia-NJL4uhA8lL.jpg Menpar Sandiaga Uno. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak akademisi dan dunia usaha untuk membangkitkan sektor pariwisata dan industri kreatif.

Hal tersebut disampaikan Sandi dalam webinar bertajuk 'Cherish Partnership During Pandemic to Achieve SDG' yang digelar Universitas Trisakti dan PT Chevron Pasific Indonesia pada Kamis (15/7/2021).

Dalam sambutannya, program Nawacita yang diinisiasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebutnya sebagai acuan pembangunan nasional. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yang di dalamnya terdapat 17 tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG).

Baca Juga: Viral Vaksinasi di Pantai Gunungkidul, Begini Tanggapan Sandiaga Uno

"Mari bersama-sama berpartisipasi aktif untuk memeratakan pembangunan," ungkap Sandiaga Uno. .

Sektor parekraf dinilainya merupakan sektor ekonomi yang sangat potensial untuk membantu pemerataan ekonomi. Alasannya karena sektor parekraf memiliki ruang lingkup yang sangat strategis, satu di antaranya adalah keindahan alam yang dimiliki Indonesia.

Potensi tersebut katanya dapat dimanfaatkan untuk membangun Nusantara, mulai dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote secara berkelanjutan.

Baca Juga: Sandiaga Uno Kolaborasi dengan Perbankan Tingkatkan Ekonomi Kreatif

"Pariwisata bisa dijadikan lokomotif. Kami melihat bahwa pariwisata menjangkau daerah yang terpencil, menimbulkan multiplier effect yang cukup luas untuk membuka lapangan kerja," ungkap Sandiaga Uno.

"Dan juga sektor-sektor lain yang bisa bekerjasama dengan pariwisata, seperti sektor pertanian dengan konsep agro wisata," jelasnya.

Keyakinan tersebut dibuktikannya lewat pertumbuhan sejumlah sub sektor dalam sektor ekonomi kreatif selama pandemi covid-19. Bahkan, sektor ekonomi kreatif itu diungkapkannya justru menyumbangkan sebesar Rp1.100 triliun pada tahun 2020.

Hal tersebut secara langsung menempatkan sektor ekonomi kreatif Indonesia pada posisi ketiga dunia. Antara lain, peringkat pertama Amerika Serikat dengan Hollywood, peringkat kedua Korea dengan KPop dan peringkat ketiga Indonesia dengan beragam sektor ekonomi kreatif, mulai dari kuliner, kriya, fesyen sampai kepada gaming, aplikasi, animasi, televisi dan radio.

"Pemerintah terus berupaya memberi kebijakan dan strategi supaya kita bisa bertahan, tapi tidak cukup hanya survive (bertahan). Kita harus revive (memulihkan) dan trive (merencanakan masa depan)," ujar Sandiaga Uno bersemangat.

"Saya juga menginisiasi bagaimana kita secara totalitas membantu dunia usaha, karena dunia usaha lah yang membuka lapangan pekerjaan untuk mata pencaharian dan penghasilan masyarakat," tambahnya.

Pemerintah ditegaskannya harus hadir memberikan fasilitasi, di antaranya lewat bantuan insentif pemerintah yang jumlah anggarannya ditingkatkan hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Begitu juga kesempatan kerjasama lewat skema public private partnership (PPP) yang disebutnya sebagai kolaboraksi.

"Jadi bukan hanya kolaborasi, tapi diwujudkan dengan aksi. Kita harapkan ini adalah salah satu solusi nilai luhur bangsa kita, bergotong royong tanpa membebani anggaran negara," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini