Viral Vaksinasi di Pantai Gunungkidul, Begini Tanggapan Sandiaga Uno

Anggie Ariesta, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 320 2439435 viral-vaksinasi-di-pantai-gunungkidul-begini-tanggapan-sandiaga-uno-2RL4C93Yqq.jpg Sandiaga Uno Tanggapi soal Video Viral Vaksinasi dengan Latar Belakang Laut. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Video vaksinasi di Pantai Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di Kawasan Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Tepus viral. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno pun menanggapi video vaksinasi berdurasi 45 detik yang menunjukkan para peserta vaksinasi dengan latar belakang laut.

“Melihat pelaksanaan vaksin di destinasi wisata khususnya yang sangat epic seperti di Gunungkidul pinggir pantai merupakan upaya kami mendorong pemulihan ekonomi," ujar Sandiaga, pada Weekly Press Briefing Kemenparekraf, Senin (12/7/2021).

Baca Juga: Sandiaga Uno Sebut 34 Juta Pelaku Parekraf Tidak Berkegiatan Selama PPKM Darurat

Menurutnya, wisata vaksin merupakan adaptasi sektor pariwisata dengan menggeliatkan kembali ekonomi dan menumbuhkan lapangan kerja. Di mana menjadikan destinasi wisata serta ekonomi kreatif sebagai sentra vaksinasi.

Sandiaga menilai, vaksinasi di destinasi wisata merupakan bentuk inovasi dan kreativitas sehingga memberikan insentif, bukan hanya kepada para penerima vaksin tapi juga untuk tenaga kesehatan.

Baca Juga: PPKM Darurat, Bagaimana Nasib Industri Pariwisata?

"Kami mendukung 100%, ayo ciptakan konten-konten kreatif di destinasi-destinasi wisata yang super cantik di seluruh Indonesia, lalu share melalui kanal media sosial apapun platform-nya,” kata Sandiaga.

Sandiaga Uno mengatakan, wisata berbasis vaksin di tengah masa PPKM Darurat akan mempercepat progres vaksinasi di Indonesia.

"Sekarang penerbangan udara syarat vaksinasi untuk mendorong pemerintah. Jadi mayoritas yang belum divaksin dan mari kita sukseskan program vaksinasi," ajak Sandiaga.

Dengan demikian, rencana Kemenparekraf usai PPKM darurat berakhir adalah menjalankan pariwisata berbasis vaksin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini