Sandiaga Uno Antisipasi Perpanjangan PPKM Darurat hingga Akhir Juli 2021

Antara, Jurnalis · Sabtu 17 Juli 2021 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 320 2442136 sandiaga-uno-antisipasi-perpanjangan-ppkm-darurat-hingga-akhir-juli-2021-62kc9QWS8i.jpg Menpar Sandiaga Uno. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

BANDUNG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengantisipasi dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang kini diperpanjang hingga akhir Juli 2021.

Sandi mengakui bahwa PPKM Darurat diperlukan untuk menekan angka penularan Covid-19 yang kian mengkhawatirkan di Tanah Air hingga berdampak pada sektor ekonomi.

Baca Juga: Sandiaga Uno Ajak Akademisi dan Dunia Usaha Bangkitkan Pariwisata Indonesia

"Kita juga terus aktif menyiapkan program-program untuk pemulihan agar masyarakat yang sekarang sangat terdampak dan sangat prihatin sekarang banyak situasi yang sangat perlu kita memiliki lebih besar empati," kata Sandiaga, dikutip dari Antara, Sabtu (18/7/2021).

Menurutnya, salah satu program yang terus berjalan yakni Kemenparekraf terus menawarkan hotel untuk digunakan sebagai tempat isolasi mandiri bagi pasien yang bergejala sedang dan ringan.

Baca Juga: Sandiaga Uno Kolaborasi dengan Perbankan Tingkatkan Ekonomi Kreatif

"Hotel-hotel juga dilengkapi dengan pemetaan ketersedian oksigen, yang sudah kita lakukan dengan pendekatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence," kata dia.

Selain itu, Kemenparekraf melakukan hal lainnya yang dilakukan guna mempercepat pemulihan ekonomi, di antaranya yakni percepatan program vaksinasi, dan hotel-hotel juga yang diberdayakan untuk menjadi tempat istirahat bagi para tenaga kesehatan.

Menurutnya sejauh ini pihaknya pun masih terus melakukan verifikasi dan validasi data para pelaku pariwisata yang ditargetkan untuk menerima bantuan dana hibah.

"Kelihatannya harus ada penyesuaian karena masukan dari Menteri Keuangan agar kita maksimalkan dulu program-program yang menyentuh masyarakat yang terdampak, terutama UMKM," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini