Jokowi Batalkan Vaksinasi Covid-19 Berbayar, Apa Kata Erick Thohir?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 320 2443029 jokowi-batalkan-vaksinasi-covid-19-berbayar-apa-kata-erick-thohir-RpvjAjkXlj.jpg Erick Thohir soal Vaksinasi Berbayar Dibatalkan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir buka suara soal pembatalan vaksinasi gotong royong individu atau vaksin Covid-19 berbayar yang sudah diputuskan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Erick menyebut, meski vaksinasi gotong royong individu yang rencananya digelar oleh PT Kimia Farma Tbk sudah dibatalkan, namun pelaksanaan vaksinasi berbayar itu masih terus difasilitasi pemerintah dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) untuk karyawan perusahaan swasta atau badan usaha.

Saat ini, pemerintah sudah mendatangkan 1.408.000 vaksin Sinopharm yang digunakan oleh vaksin gotong royong.

"Saya rasa jelas, program vaksin pemerintah itu, nanti Pak Budi (Menteri Kesehatan) menambahkan, tapi kami yang gotong royong jalan terus, dan kita bersama Kadin akan bekerja sama, sekarang dari 1,4 juta sudah ter-deliver dan itu mayoritas swasta," ujar saat ditemui di kawasan Asrama Haji, Senin (19/7/2021).

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmi Batalkan Vaksinasi Berbayar 

Mantan Bos Inter Milan itu mencatat, percepatan vaksinasi nasional tetap menjadi prioritas pemerintah. Melalui Holding BUMN Farmasi, pemerintah menggandeng sejumlah pihak untuk mengakselerasi pemulihan akibat masifnya penyebaran Covid-19.

"Jadi yang saya tekankan, tidak mungkin dengan pembangunan ekosistem sama-sama ini, kita BUMN berdiri sebagai menara gading sendiri, gak mungkin, apalagi dengan vaksinasi gotong royong. Kita melibatkan banyak pihak swasta untuk bagian dari penyuntikan supaya hal ini bisa lebih cepat," kata dia.

PT Bio Farma (Persero), selaku Holding BUMN Farmasi mencatat, vaksinasi gotong royong individu merupakan bentuk penugasan. Jika terdapat pembatalan, maka manajemen mengikuti semua arahan pemerintah.

"Program vaksinasi gotong royong individu yang kemarin adalah merupakan bentuk penugasan. Terkait pembatalan, kami tentu akan mengikuti semua arahan pemerintah tersebut dan siap dengan penugasan yg baru dari pemerintah," ujar Juru Bicara Bio Farma, Bambang Heriyanto, saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini