Berpotensi Menguat, IHSG Hari Ini Bergerak pada Level 6.047-6.107

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 29 Juli 2021 08:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 278 2447658 berpotensi-menguat-ihsg-hari-ini-bergerak-pada-level-6-047-6-107-aGA1nBKsjb.jpg IHSG Menguat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan hari ini. IHSG berada pada level 6.047-6.107.

Menurut Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, pergerakan IHSG break out support moving average 5 hari memberikan indikasi pelemahan lanjutan jangka pendek secara teknikal. Support selanjutnya yang akan di uji berada dilevel fibonacci retracement 6.074 hingga moving average 20 hari.

Bearish momentum tersignal pada indikator stochastic dan RSI pasca gagal break out resistance dan bergerak sebaliknya pulled back resistance diawal pekan lalu. Indikator MACD bergerak dengan span yang menyempit dengan signal line pada kondisi overvalue dan divergence negatif dengan histogram.

Baca Juga: IHSG Diproyeksi Menguat, Cermati Saham Berikut

"Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan terbatasnya dengan support resistance 6.047-6.107," ujar Lanjar dalam risetnya, Kamis (29/7/2021).

Adapun saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal, di antaranya; CPIN, DOID, JPFA, LPPF, MAIN, TBIG, TINS, TPIA.

Sebelumnya, IHSG ditutup terkoreksi 8,53 poin atau 0,14 persen ke level 6.088 setelah sempat dibuka pada zona hijau. Pergerakan IHSG cenderung terkonsolidasi negatif dengan saham BBRI, TLKM dan BBCA yang melemah menjadi penekan pergerakan. Investor asing lakukan aksi jual bersih sebesar Rp329.51 miliar di tengah aksi tunggu investor terhadap risalah pertemuan the Fed. Indeks sektor infrastruktur (-1.48%) dan Industri (-0.74%) memimpin pelemahan sektoral.

Baca Juga: Melemah 0,2%, IHSG Sesi I pada Level 6.087

Angka penyebaran kasus Covid-19 yang kembali tembus di atas 40.000 kasus menjadi konsen investor akan prospek dan dampak PPKM darurat yang berakhir awal bulan depan pada kepercayaan investasi saat ini.

Leader:

ARTO, AMRT, AGRO, BRIS, BMRI

Laggard:

BBRI, TLKM, BBCA, SMMA, ASII

Sementara itu, Bursa Asia berpotensi naik pada hari kamis setelah the Fed mengatakan akan lebih banyak kemajuan ekonomi yang diperlukan untuk memulai pengurangan stimulus substansial dan investor mempertimbangkan upaya tiongkok untuk memulihkan ketenangan pasca melakukan pengetatan peraturan.

Indeks future naik di Asia disaat investor menunggu untuk apakah ekuitas akan pulih dari penurunan tajam yang dipicu oleh tindakan keras China terhadap perusahaan swasta.

Dari harga komoditas energy naik dengan harga minyak dan batubara kembali optimis dengan masing-masing menguat sepersen begitu juga komoditas logam yang dipimpin oleh penguatan Nikel dan Timah. Secara sentimen IHSG berpotensi mengikuti bursa regional dengan menguat pada perdagangan hari ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini