Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya, turun 0,383% pada level 91,905 atau terendah sejak 29 Juni. Euro naik 0,35% terhadap dolar menjadi USD1,1885.
"Kekuasaan dolar atas euro tampaknya berakhir karena The Fed. Ekonomi perlahan-lahan mencapai kemajuan substansial di pasar tenaga kerja," kata Analis Pasar Senior Amerika OANDA, Edward Moya, dilansir dari Reuters.
Meski demikian, indeks dolar AS masih naik 1,6% sejak pertemuan Fed pada Juni. Keputusan hawkish bank sentral AS memberi sedikit dukungan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.