Erick Thohir Jamin Pengelolaan Blok Rokan Utamakan Pekerja Lokal

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 10 Agustus 2021 18:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 10 320 2453835 erick-thohir-jamin-pengelolaan-blok-rokan-utamakan-pekerja-lokal-grbBYpR1ZZ.jpg Erick Thohir Pastikan Pengelolaan Blok Rokan Utamakan Pekerja dan UMKM Lokal. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menjamin anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dapat memenuhi tanggung jawabnya selama mengelola Blok Rokan.

Tanggung jawab yang dimaksud berupa corporate social responsibility (CSR), penyerapan tenaga kerja, hingga pemberdayaan UMKM lokal.

Baca Juga: PLN Langsung Setrum Listrik ke Blok Rokan

Kepastian tersebut dilatarbelaki bahwa Blok Rokan memiliki peran penting terhadap makro ekonomi Indonesia hingga masyarakat lokal di kawasan Riau.

"Blok Rokan juga punya peran penting dalam memberikan manfaat lebih terhadap perekonomian nasional dan bagi masyarakat lokal di Siak dan Riau. Baik dalam bentuk tanggung jawab lingkungan dan sosial, penyerapan tenaga kerja, serta pemberdayaan UMKM lokal," ujar Erick, Selasa (10/8/2021).

Baca Juga: Pertamina Siapkan Rp28,6 Triliun Tingkatkan Produksi Blok Rokan

Erick menilai, peralihan Blok Rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) ke Pertamina merupakan keberhasilan komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 2018 lalu. Peralihan aset migas tersebut dilakukan sejak 9 Agustus 2021.

Tak hanya itu, langkah akuisisi 100 persen Pertamina terhadap aset Blok Rokan pun dianggap hadia istimewah bagi bagi rakyat Indonesia. Hadia tersebut bertepatan dengan HUT RI ke-76 Tahun.

"Ini adalah sejarah baru bagi Indonesia, sekaligus kado istimewa HUT kemerdekaan ke-76 untuk seluruh rakyat Indonesia," tutur dia.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) menyiapkan USD2 miliar atau setara Rp28,6 triliun untuk meningkatkan produksi blok rokan pasca-mengakuisisi Blok Rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). Anggaran tersebut akan digunakan hingga 2025 mendatang.

"Pertamina juga telah menetapkan anggaran investasi sampai dengan tahun 2025 sebesar lebih dari USD2 miliar," ujar Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati.

Pertamina pun menyerap 2.689 pekerja yang berasal dari CPI. Artinya, proses peralihan Blok Rokan dari CPI ke Pertamina tidak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK).

Meski demikian, Nicke tidak menjelaskan lebih jauh ihwal spesifikasi dari ribuan tenaga kerja tersebut.

"Dan terpenting yang sangat penting, kami juga telah mendapatkan anggota keluarga baru dari pekerja CPI akan bergabung dengan Pertamina Hulu Rokan sebanyak 2,689 orang pekerja," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini