“Dalang-dalang kondang itu kalau memilih sound pasti milik saya. Kualitas sound system saya memang dianggap bagus. Daripada enggak terpakai, saya jual dulu. Nanti jika sudah tak ada pandemi Covid-19, bisa membeli lagi dengan mencari utangan,” katanya.
Bagong mengatakan satu set sound system gantungnya dijual dengan harga sangat miring, yakni Rp350 juta. Harga tersebut jauh di bawah harga normal, yakni senilai Rp500 juta.
“Harganya sudah miring. Tadi, ada yang menawar Rp250 juta dari Cawas. Tapi tidak saya lepas. Harga Rp350 juta itu sudah murah. Sebelum saya jual di pinggir jalan, saya juga sudah menawarkan di media sosial (medsos). Tapi, belum ada yang cocok. Terus terang, saat ini saya sangat butuh uang. Saya sudah enggak kuat dikejar-kejar angsuran bank,” katanya.
Hal senada dijelaskan Ngatini, 48, istri Bagong. Selama ini, dirinya selalu diajak berembuk dengan suaminya agar kebutuhan keluarga dapat terpenuhi setiap harinya.
“Saya setuju saja kalau sound-nya dijual. Soalnya memang butuh uang untuk makan dan nyicil angsuran bank,” katanya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.