Ini Usulan Wamendag agar Masyarakat Mau Divaksin

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Rabu 11 Agustus 2021 19:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 320 2454233 ini-usulan-wamendag-agar-masyarakat-mau-divaksin-EGzIxz7UUK.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Okezone)

JAKARTA – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga berharap platform-platform e-wallet beri prioritas khusus bagi mereka yang sudah divaksin. Prioritas yang dimaksud adalah mereka yang sudah divaksin bisa mendapat bonus upgrade e-walletnya dan diskon lainnya. Hal ini guna meningkatkan animo masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi.

“Jadi siapapun yang sudah divaksin bisa mendapat akses prioritas untuk upgrade e-wallet dan diskon khusus, cashback atau jika diskon yang lebih besar. Ini otomatis terjadi saat pelanggan platform online memberikan informasi bahwa dia telah divaksin ke platform e-wallet tersebut,” kata Wamendag dalam keterangannya, Rabu (11/8/2021).

Jerry mencontohkan, misalnya aplikasi Gopay, Shopee-pay, Ovo dan lain-lain punya semacam program khusus. Program ini dirancang agar pelanggannya yang sudah divaksin bisa mendapatkan prioritas atau diskon khusus yang berbeda daripada mereka yang belum divaksin.

Baca Juga: Asyik! Masyarakat yang Sudah Divaksin Dapat Diskon Belanja Online

Caranya, lanjut Jerry, pelanggan yang sudah vaksin dua kali bisa menunjukkan bukti vaksinnya dan kemudian pelanggan tersebut bisa mengakses program-program upgrade dan prioritas secara berkelanjutan.

Dalam hal ini, prosesnya dilakukan sekali di awal, tanpa harus mendaftar ulang kembali di masing-masing program upgrade dan diskon.

“Jadi pelanggan cuma harus masukkan bukti vaksin di awal saja. Setelah itu dia bebas mengakses dan mendapat diskon-diskon khusus yang diselenggarakan oleh platform yang ia ikuti. Itu buat pelanggan yang sudah vaksin dua kali. Kalau yang sekali tentu akan dapat diskon lebih kecil,” katanya.

Menurut Wamendag, program prioritas ini akan memberikan keuntungan ganda. Pertama, masyarakat lebih termotivasi lagi untuk divaksin sehingga kekebalan kelompok bisa lebih cepat terwujud. Dengan program ini masyarakat jadi terpacu untuk mengikuti program vaksin.

Kedua, akan memberikan insentif dalam berbelanja sehingga roda perekonomian juga akan makin berputar.

Jerry menerangkan porsi belanja online masyarakat meningkat pesat selama masa pandemi. Banyak platform online mencatat peningkatan transaksi 100 persen sampai 200 persen.

Saat ini, sebagian besar mereka yang berbelanja online adalah kelompok milenial dan generasi Z. Namun demikian, diprediksi tren ini akan makin kuat di kalangan Generasi X dan bahkan Baby Boomer.

“Arahnya memang ke situ karena belanja online lebih banyak pilihan, lebih murah dan sekarang makin mudah. Pengirimannya pun semakin cepat” ucap Wamendag.

Lebih lanjut, brand-brand lokal pun ikut menikmati peningkatan keuntungan dengan tren belanja online semasa pandemi. Menurut Wamendag ini tak lepas dari makin berkualitas dan makin kreatifnya produk-produk yang dihasilkan oleh brand-brand lokal.

Terkait hal itu, dia optimis brand-brand lokal bisa makin bersaing. Terlebih masyarakat makin terdidik untuk bisa menggunakan produk-produk yang unik dan khas yang banyak dihasilkan oleh produsen lokal.

Diketahui, Kementerian Perdagangan terus menggenjot berbagai program agar perdagangan rakyat, perdagangan online dan perdagangan luar negeri tetap bergeliat selama pandemi. Pasalnya perdagangan merupakan salah satu sektor kunci ekonomi Indonesia pada masa pandemi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini