JAKARTA - PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) mencatat kenaikan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi sebesar Rp5,6 miliar. Laba meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp301,2 juta.
"BELL terus berupaya untuk melakukan efisiensi pada seluruh proses operasional kami sesuai dengan kebutuhan yang ada. Mulai dari penggunaan bahan baku, pengaturan waktu kerja, produksi sesuai dengan pesanan, dan sebagainya tanpa mengurangi kualitas dari produk kami,” kata Sekretaris Perusahaan Trisula Textile Industries R Nurwulan Kusumawati, dikutip dari Harian Neraca, Jakarta, Kamis (12/8/2021).
Baca Juga: Penjualan Trisula Textile Turun Jadi Rp223 Miliar Imbas Pandemi
Sementara itu, penjualan BELL pada semester I/2021 menjadi sebesar Rp223,5 miliar atau terkoreksi jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp301,0 miliar. Hal ini karena adanya efek pandemi Covid-19 yang masih berlanjut.
Adapun kontribusi terbesar pada semester I/2021 ini masih didominasi oleh penjualan domestik sebesar 95%, sedangkan ekspor sebesar 5%. Namun, di sisi lain pendapatan operasional BELL pada semester I/2021 mengalami pertumbuhan sebesar 19,2%.
Baca Juga: Kebanjiran Pesanan Seragam, Penjualan Trisula Textile Rp69,6 Miliar
Di sisi lain, BELL juga terus memperhatikan proses produksi yang berkelanjutan dengan mengutamakan menggunakan bahan baku dan bahan pembantu yang ramah lingkungan, bebas dari zat berbahaya dan aman digunakan oleh manusia. Belum lama ini, perseroan telah mengantongi sertifikasi ISO 14001:2015 (sistem manajemen lingkungan) dan sistem Oeko-Tex sebagai salah satu prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).