Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Debut di Bursa, Saham Pemilik Bellini Naik 7,33%

Ulfa Arieza , Jurnalis-Selasa, 03 Oktober 2017 |09:27 WIB
   Debut di Bursa, Saham Pemilik Bellini Naik 7,33%
IPO Trisula Textile Industries. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Trisula Textile Industries hari ini melakukan pencatatan perdana saham di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Pemilik merek legendaris, Bellini, tercatat masuk ke pasar saham dengan kode BELL sekaligus menjadi emiten ke 23 di tahun 2017 dan emiten ke 557 yang tercatat di pasar modal.

Pada penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 300 juta saham atau setara dengan 20,69% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan. Perseroan menawarkan saham di harga Rp140-Rp150 per saham ke pasar. Dengan demikian perseroan menargetkan raihan dana Rp42-Rp45 miliar dari IPO.

Pada debutnya, saham BELL ini dibuka pada posisi Rp161 per lembar saham atau 7,33% setara 11 poin. Harga tertinggi Rp234 per saham dan harga terendah Rp160 per saham. Volume perdagangan sebanyak 47.829 lot dengan frekuensi 94 kali yang menghasilkan transaksi nilai Rp779,25 juta.

Selain menawarkan saham ke publik, perseroan juga memberikan alokasi saham kepada karyawan atau employee stock allocation (ESA) sebesar 0,38% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran umum atau 1,15 juta saham.

Setelah penawaran umum dan ESA, pemegang saham utama perseroan menjadi sebagai berikut, PT Inti Nusa Damai memiliki saham sebanyak 78,52% dari sebelumnya 99%, PT Trisula lnsan Tiara memiliki 0,79% saham dari sebelumnya 1%, sedangkan karyawan memiliki 0,08% saham dan masyarakat atau publik 20,61% saham.

Perseroan telah menunjuk penjamin pelaksana emisi yang terdiri dari PT Lotus Andalan Sekuritas, PT Artha Sekuritas Indonesia, PT Erdikha Elit Sekuritas, PT KGI Sekuritas Indonesia, PT NH Korindo Sekuritas Indonesia, PT Panin Sekuritas Tbk, dan PT Profindo Sekuritas Indonesia.

Hingga akhir 2016, aset Trisula Textile sebesar Rp414 miliar atau bertumbuh 7% (yoy). Sedangkan, pendapatan per akhir Maret 2017 mencapai Rp111,35 miliar yang terbagi atas penjualan lokal sebesar Rp104,36 miliar dan ekspor Rp6,99 miliar.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement