Presiden Jokowi Ingin Ciptakan Sebanyak Mungkin Lapangan Kerja Berkualitas

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 16 Agustus 2021 09:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 16 320 2456180 presiden-jokowi-ingin-ciptakan-sebanyak-mungkin-lapangan-kerja-berkualitas-BfFMN6p5RR.jpg Presiden Jokowi Sampaikan Pidato Kenegaraan. (Foto: Okezone.com/Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan fokus memperbanyak lapangan kerja baru yang berkualitas. Karena iru, struktur ekonomi Indonesia yang selama ini lebih dari 55% dikontribusikan oleh konsumsi rumah tangga akan terud dialihkan menjadi lebih produktif dengan mendorong hilirisasi, investasi dan ekspor.

"Fokus pemerintah adalah menciptakan sebanyak mungkin lapangan kerja baru yang berkualitas. Implementasi Undang-Undang Cipta Kerja terus kita percepat," ujar Jokowi, dalam sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung MPR, Jakarta, Senin (16/8/2021).

Baca Juga: Pidato Kenegaraan, Presiden Jokowi Analogikan Pandemi Covid-19 seperti Api: Membakar tetapi Juga Menerangi

Dia mencatat, sejak ninggu lalu pemerintah telah meluncurkan Online Single Submission (OSS) yang dinila mempermudah semua level dan jenis usaha, khususnya jenis-jenis usaha yang berisiko rendah. Sistem tersebut akan mempermudah urusan perizinan, pengurusan insentif dan pajak bisa dilakukan jauh lebih cepat, lebih transparan, dan lebih mudah.

"Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya," katanya.

Baca Juga: Jokowi Pidato Kenegaraan, IHSG Dibuka Menguat ke 6.145

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara mencatat, pada periode Januari-Juni 2021, realisasi unvestasi Indonesia, tidak termasuk sektor hulu migas dan jasa keuangan, sedikitnya Rp442,8 triliun, dengan rincian 51,5 persen di Luar Jawa, dan 48,5 persen di Jawa.

Investasi itu menyerap lebih dari 620.000 tenaga kerja Indonesia. Penambahan investasi di bulan-bulan ke depan harapkan bisa memenuhi target Rp900 triliun, serta menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan perekonomian secara lebih signifikan.

"Perkembangan investasi harus menjadi bagian terintegrasi dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan. Peningkatan kelas pengusaha UMKM menjadi agenda utama," tutur dia.

Berbagai kemudahan disiapkan untuk menumbuhkan UMKM, termasuk kemitraan strategis dengan perusahaan besar, agar cepat masuk dalam rantai pasok global. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk UMKM, serta meningkatkan pemerataan dan kemandirian ekonomi masyarakat

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini