Artinya, pengeluaran untuk barang-barang kebutuhan sekolah bertambah dengan aneka keperluan kesehatan.
"Berarti Anda tidak hanya membeli tas, kotak makan, dan buku catatan saja, tetapi bersama dengan hal-hal seperti pembersih tangan, masker yang sudah menjadi kenyataan hidup ke mana pun Anda pergi sekarang. Semuanya bertambah dan ini adalah harga yang mahal," tuturnya.
Schulz juga mencatat bahwa pembukaan kembali toko-toko ritel di sejumlah wilayah mengubah kebiasaan belanja banyak orang tua.
Dirinya mencatat bahwa seperempat orangtua mengatakan akan memilih belanja keperluan sekolah anaknya secara daring. Belanja langsung dinilai dapat menghemat pengeluaran.
"Ada banyak hal yang bisa Anda temukan saat berbelanja di toko langsung, seperti ketika Anda memerlukan pensil dan kertas mungkin Anda bisa temukan sedikit lebih murah di tokonya langsung daripada di pengecer daring," ungkapnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.