Share

Simak! Kisah dan Fakta Menarik Sri Mulyani Pernah Hidup Pas-pasan

Hafid Fuad, Sindonews · Senin 30 Agustus 2021 05:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 30 320 2462989 simak-kisah-dan-fakta-menarik-sri-mulyani-pernah-hidup-pas-pasan-CcyvDRlTe3.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengenang ketika pertama kali masuk kuliah di Universitas Indonesia pada Agustus 1981. Momen ini dibagikan Sri Mulyani dalam akun Instagram pribadinya.

Berikut fakta dan kisah Menkeu Sri Mulyani kenang pertama kali masuk kuliah di UI yang dirangkum Okezone, Senin (30/8/2021):

1. Awal Sri Mulyani Kuliah di UI

Sri Mulyani membagikan beberapa momen seperti masa Ospek ketika mulai kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia angkatan 1981 dalam bentuk beberapa foto lawas yang diposting.

Cerita ini dibagikan Sri Mulyani untuk memperingati 40 Tahun FEDESA (Fakultas Ekonomi UI Angkatan 81).

Baca Juga: 5 Fakta Sri Mulyani Yakin Bisa Bayar Utang Rp6.554 Triliun

"Bulan Agustus Tahun 1981, pertama kali menapak kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Sebagai anak daerah yang lugu dan bahasa medhok, buta peta jalan Jakarta, naik Bemo dan mikrolet belum tahu harus turun dimana. Belum ada handphone dan Google map saat itu, namun selalu saja ada yang mau membantu," tulis Sri Mulyani dalam akun Instagram pribadinya @smindrawati, Jakarta.

2. Ikuti Ospek Kampus

Sri Mulyani pun mengikuti masa Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus Salemba (Ospek) pada minggu pertama saat menjadi mahasiswa. Dalam masa Ospek ini, Sri Mulyani dan mahasiswa lainnya digojlok dari jam 6 pagi hingga larut malam. Semua tugas senior, musykil dikerjakan.

Baca Juga: Ngeri! Sri Mulyani: Perubahan Iklim Akan Berdampak pada 1,5 Miliar Pekerja

"Setiap hari ada saja hukuman, jalan jongkok (squat jump), minum levertran yang amis (namun saya suka), masuk selokan, masuk kamar mayat, dst..dst penderitaan sangat panjang serasa tiada berakhir. Lomba olah raga volley, malam seni, majalah dinding, api unggun finale merekatkan pertemanan," kisahnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

3. Hidup Pas-pasan

Sementara itu, dalam 5 tahun kuliah di Salemba UI, Sri Mulyani belajar dari teknokrat senior seperti Prof Soemitro Djojohadikoesoemo, Prof Emil Salim, Prof Soemarlin, Prof Sadli.

Sri Mulyani juga ikut aktivitas Senat Mahasiswa Pekan Industri Rakyat (Kanira), Main Teater dua pementasan. Mengajar anak-anak TK sekitar kampus Salemba, ikut kompetisi Fakultas Ekonomi antara Kampus.

"Lima tahun kuliah, bermain, beraktivitas, belajar menjadi manusia dewasa. Hidup pas-pasan, banyak hal bisa menjadi alasan untuk mengeluh, turun semangat, galau, marah, atau menyerah. Namun kita selalu bisa memilih menjadi manusia positif, berteman tanpa memilih, kompak bersama, berusaha menjadi lebih baik dan terus maju ke depan," kisah Sri Mulyani.

4. Pesan dari Orang Tua

Sri Mulyani pun mengingat pesan orangtuanya saat pergi dari Semarang menuju Jakarta untuk kuliah di UI.

“Jadi orang yang sabar, bersyukur, ikhlas dan jangan lupa sholat Itu bekal nasihat orang tua saat melepas saya di stasiun Tawang Semarang menuju Jakarta, untuk mulai mentas hidup. 40 tahun lalu, apakah waktu panjang atau singkat, tergantung perspektif melihat hidup," tutup Sri Mulyani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini