BRI Bahas Pengunduran Diri Ari Kuncoro dalam RUPSLB 7 Oktober

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 16 September 2021 10:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 278 2472175 bri-bahas-pengunduran-diri-ari-kuncoro-dalam-rupslb-7-oktober-3CV7B3n5VR.jpg BRI bahar pengunduran Rektor UI Ari Kuncoro jabatan Komisaris dalam RUPSLB (Foto: Setkab)

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Jika sesuai agenda, RUPSLB akan dilaksanakan pada, Kamis (7/10/2021) di Kantor Pusat BRI, Jakarta, secara daring dengan platform eASY.KSEI.

Baca Juga: BRI Tetap Yakin Pertumbuhan Kredit Capai 6%-7%

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (16/9/2021), terdapat dua mata acara rapat yang akan dibahas pada RUPSLB. Adapun mata acara pertama adalah pengukuhan pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN RI Nomor PER-05/MBU/04/2021 tanggal 8 April 2021 tentang Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.

Hal tersebut sesuai Pasal 29 ayat (2) Peraturan Menteri BUMN RI Nomor PER-05/MBU/04/2021 tanggal 8 April 2021, Persero Terbuka memberlakukan peraturan ini dengan adopsi langsung oleh Direksi atau melalui pengukuhan dalam RUPS.

Baca Juga: BRI: Rights Issue Akan Berdampak pada Valuasi Saham

Mata acara kedua, perubahan susunan pengurus Perseroan, dimana Kementerian BUMN telah menerima surat pengunduran diri Ari Kuncoro dari jabatannya sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen Perseroan per tanggal 21 Juli 2021.

Perseroan telah melakukan Keterbukaan Informasi pada tanggal 22 Juli 2021 melalui situs web PT Bursa Efek Indonesia dan situs web Perseroan, serta menyampaikannya kepada Otoritas Jasa Keuangan.

Pemegang Saham yang berhak menghadiri dan memberikan suara dalam Rapat tersebut, namanya harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan atau pada rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada hari Selasa, tanggal 14 September 2021 pukul 16.15 WIB.

Rapat akan diselenggarakan secara elektronik dengan mempertimbangkan pencegahan penularan Corona Virus Disease 2019 (“Covid-19”) sesuai Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07/MENKES/382/2020 tanggal 19 Juni 2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, serta ketentuan dan peraturan lainnya yang berlaku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini