Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Emas Berjangka Rebound 2% di Tengah Pelemahan Dolar

Antara , Jurnalis-Jum'at, 01 Oktober 2021 |06:38 WIB
Harga Emas Berjangka <i>Rebound</i> 2% di Tengah Pelemahan Dolar
Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Tetapi prospek yang meningkat untuk tapering Fed, yang secara luas diperkirakan akan dimulai pada November, dan peluang imbal hasil obligasi pemerintah terus meningkat, diperkirakan akan menambah lebih banyak tekanan pada emas dengan imbal hasil nol, kata Han Tan, kepala analis pasar di Exinity.

Pengurangan stimulus bank sentral dan kenaikan suku bunga cenderung mendorong imbal hasil obligasi pemerintah lebih tinggi, meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

"Dolar AS yang lebih kuat dan hasil yang lebih tinggi adalah kombinasi beracun untuk emas," kata Commerzbank dalam sebuah catatan.

"Dalam jangka pendek, risiko penurunan harga lebih lanjut mendominasi, artinya angka 1.700 dolar AS sudah bisa segera dicapai," kata bank. "Selama emas tetap berada di bawah tekanan, perak juga kemungkinan akan kesulitan untuk keluar dari pertahanannya."

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 56,2 sen atau 2,62%, menjadi ditutup pada USD22,047 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik USD15,4 atau 1,63%, menjadi ditutup pada USD962,4 per ounce.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement