Presiden Jokowi Akui Biaya Logistik RI Mahal Dibanding Tetangga

Dita Angga R, Jurnalis · Kamis 14 Oktober 2021 12:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 320 2486153

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui biaya logistik di Indonesia masih tertinggal dari negara-negara tetangga. Jokowi menduga mahalnya logistik RI karena ada yang tidak efisien.

Baca Juga: Resmikan Merger Pelindo I-IV, Presiden Jokowi: Ada yang Tak Efisien di Negara Kita

“Kita tahu biaya logistik negara kita dibanding negara-negara tetangga kita masih jauh tertinggal kita ini. Mereka biaya logistiknya hanya 12% kurang lebih. Kita masih 23%. Artinya ada yang tidak efisien di negara kita,” katanya dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (14/10/2021).

Baca Juga: Pelindo I-IV Merger 1 Oktober, Wamen BUMN: Turunkan Biaya Logistik

Dia mengatakan pembangunan berbagai infrastruktur yang dilakukan pemerintah bertujuan untuk menekan biaya logistik tersebut. Dengan begitu daya saing Indonesia pun meningkat.

“Oleh sebab itu kenapa dibangun infrastruktur baik itu jalan, baik pelabuhan, baik itu airport karena kita ingin produk-produk kita, barang-barang kita bisa bersaing kalau kita adu kompetisi dengan produk-produk negara lain,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Jokowi meresmikan penggabungan Pelindo I, II, III, dan IV menjadi PT Pelabuhan Indonesia. Selain itu Jokowi juga meresmikan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini