Turun, Harga Emas Dibanderol USD1.781/Ounce

Antara, Jurnalis · Jum'at 22 Oktober 2021 07:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 320 2489888 turun-harga-emas-dibanderol-usd1-781-ounce-lbSKGva0FJ.jpg Harga Emas Turun. (Foto: Okezone.com/Reuters)

CHICAGO - Harga emas menurun pada akhir perdagangn Kamis (Jumat pagi WIB). Setelah dua hari naik, harga emas hari ini tertekan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange turun USD3 atau 0,17% menjadi USD1.781,90 per ounce. Sehari sebelumnya, Rabu (20/10/2021), emas berjangka melonjak USD14,4 atau 0,81% menjadi USD1.784,90 per ounce.

Baca Juga: Emas Antam Turun Rp2.000, Cek Daftar Harga Hari Ini

"The Fed akan melakukan tapering dan imbal hasil akan mencapai level tertinggi sepanjang masa sehingga tidak ada alasan bagi orang untuk memarkir uang mereka di aset-aset aman yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas," kata Kepala Strategi Pasar Blue Line Futures, Phillip Streible, dikutip dari Antara, Jumat (22/10/2021).

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang menjadi acuan naik ke tertinggi lima bulan, karena ekonomi yang pulih dengan cepat memperbarui pertanyaan tentang kapan Federal Reserve akan menaikkan suku bunganya.

Baca Juga: Harga Emas Dekati USD1.800/Ounce, Naik 3 Hari Berturut-turut

Sementara emas sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi, pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Streible mengatakan saham Evergrande yang mengakhiri sesi 12,5% lebih rendah adalah positif untuk emas.

Ekuitas di seluruh Asia dan Eropa jatuh setelah Evergrande mengatakan pada Rabu (20/10/2021) malam bahwa mereka telah membatalkan kesepakatan untuk menjual 50,1 persen saham di unit jasa propertinya, dan kekhawatiran inflasi juga berdampak pada pasar.

Analis UBS mengatakan dalam sebuah catatan bahwa ekspektasi inflasi yang meningkat dan ekspektasi pertumbuhan yang melemah dapat mendukung harga emas dalam satu atau dua bulan ke depan.

Sementara itu, harag logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 27,5 sen atau 1,12% menjadi USD24,17 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun USD2,6 atau 0,25% menjadi USD1.049,70 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini