CIREBON - Kisah pria muda yang memutuskan resign dari pekerjaan kini menjadi pembudidaya ikan lele dengan untung besar.
Dia adalah Jimat Ali Santoso (27), pemuda asal Desa Dukuh Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon.
Jimat berjuang meneruskan usaha sang ayah membudidayakan ikan lele sejak tahun 2019, kini mulai membuahkan hasil yang signifikan.
Dari tujuh kolam yang berukuran 25 meter x 10 meter yang dia miliki, dalam satu waktu panen dia menghasilkan lele sebanyak 2 ton.
"Saya bersyukur budidaya iklan lele ini semakin berkembang, saya yang sebelumnya pegawai salah satu perusahaan asuransi, melanjutkan ayah saya dan perlahan menemukan pola usaha ini, Alhamdulillah dalam setiap panen lele ada sekitar satu ton," ujar pria yang merupakan lulusan sarjana ilmu komunikasi tersebut.
Baca Juga: Ingin Bisnis Budidaya Ikan Lele? Cek Dulu Lokasinya
Jimat tergabung dalam kelompok pembudidaya Balong Sewu. Dia mengaku dalam mengelola kolam dan proses budidaya ikan lele tersebut menggunakan satu jasa produk yang memudahkannya melakukan pengelolaan kolam dan ikan lebih tertata baik dari segi waktu maupun kualitas ikan yang dihasilkan.
“Saya sudah mengerjakan lahan ini sejak tahun 2019. Saya pertama mengenal eFishery tahun lalu, kemudian saya mulai mencoba menggunakan eFisheryFeeder,” ujar Jimat.
Jimat mengungkapkan, sejak menggunakan teknologi eFisheryFeeder, produktivitas kolamnya cukup meningkat.
“Setelah satu tahun ini bekerja dengan teknologi ini yang tadinya hasil panen hanya berkisar 800 kg per kolam sekarang meningkat menjadi 2-2,5 ton per bulan,” jelasnya.
Jimat mengaku, awal mula membentuk bisnis budidaya ikan lele ini, dia memiliki kesulitan modal dan juga kekurangan pakan, sehingga hasil dari budidaya yang dilakukannya, tidak maksimal.
Jimat menuturkan, saat ini pertumbuhan usaha budidaya ikan yang dimilikinya cukup berkembang pesat dan perekonomian keluarganya menjadi lebih baik.
“Alhamdulillah, sekarang saya bisa memperluas lahan bisnis budidaya ikan lele saya hingga memiliki 7 kolam,” pungkas Jimat.