Luhut Minta KPK hingga Polisi Penjarakan Mafia Pelabuhan

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Kamis 11 November 2021 19:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 11 320 2500440 luhut-minta-kpk-hingga-polisi-penjarakan-mafia-pelabuhan-fYfW63o8ZD.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menyebut banyak praktik kecurangan di sektor pelabuhan.

Luhut pun meminta KPK dan Kepolisian segera bertindak untuk mengusut hal-hal tersebut. Menurut dia, birokrasi di pelabuhan masih harus dibenahi supaya tidak ada lagi mafia-mafia yang menghambat kegiatan ekonomi daerah itu.

"Saya mohon KPK dengan Kejaksaan, Polisi, ayo kita ramai-ramai bentuk task force untuk memonitoring ini. Ini saya kira bagus dipenjarakan," ujar Luhut saat menghadiri webinar Memangkas Waktu dan Biaya di Pelabuhan, Kamis (11/11/2021).

Baca Juga: Menko Luhut Temukan Pelanggaran Prokes di Bali, Sudah Tak Takut Covid-19?

Luhut menambahkan pengawasan pada setiap pelabuhan itu sangat diperlukan. Agar tercipta ekosistem birokrasi pelabuhan yang sehat.

Baca Juga: Cerita Lengkap Keterlibatan Luhut di Bisnis PCR

"Pengawasan pada national logistik ekosistem tidak hanya diterapkan di Batam, tapi diimplementasikan pada 10 pelabuhan utama di Indonesia. itu akan membuat Indonesia menjadi hebat ke depan," sambungnya.

Dia menuturkan proses kegiatan yang sehat akan menimbulkan dampak terhadap kepercayaan investor dan pebisnis untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

"Sebagai ilustrasi dampak secara makro, pebisnis dan investor tentunya mempertimbangkan biaya logistik dalam menjalankan bisnis dan investasi. Dengan biaya logistik tinggi, berkuranglah minat pebisnis berinvestasi dan berkuranglah lapangan kerja dan daya beli masyarakat makin rendah," pungkas Luhut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini