Share

IHSG Sesi I Menurun 0,35% ke Level 6.667

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Jum'at 12 November 2021 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 278 2500723 ihsg-sesi-i-menurun-0-35-ke-level-6-667-OP8vVIcGBo.jpg IHSG Melemah. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 23,6 poin atau 0,35% pada level 6.667,729. Sebelumnya, IHSG melesat ke level 6.714,158.

Adapun terdapat 196 emiten menguat, 286 yang melemah, dan 178 lainnya stagnan. Total transaksi mencapai Rp6,6 triliun dari 15,3 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Direktur PT Ekuator Swarna Investama Hans Kwee mencermati tren inflasi ekonomi Amerika Serikat dan China masih menjadi momok pergerakan indeks di Asia, termasuk IHSG.

Baca Juga: 206 Saham Menguat, IHSG Bergerak ke Level 6.711

Mengulas ekonomi China, Hans Kwee mengkhawatirkan negeri tirai bambu itu bakal memasuki masa stagflasi di mana tingkat inflasi yang tinggi, namun pertumbuhan ekonomi justru melambat.

"Memang yang perlu kita perhatikan saat ini adalah tren inflasi di Amerika Serikat dan China. Tapi sebenernya di China yang perlu kita perhatikan justru producen price index (PPI) nya, yang naik cukup tinggi 13,5% yoy," kata Hans Kwee kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (12/11/2021).

Baca Juga: IHSG Diprediksi Menguat, Yuk Intip Rekomendasi Saham Pagi Ini

Hans memandang bahwa stagflasi adalah penyakit yang perlu diwaspadai mengingat perlambatan ekonomi pada kuartal ketiga 2021 yang menyasar sejumlah negara-negara besar di dunia.

"Pelaku pasar khawatir China bakal memasuki masa stagflasi di mana inflasinya tinggi, namun pertumbuhan ekonomi justru melambat. Ini salah satu penyakit yang perlu diwaspadai. Banyak investor yang berpikir bahwa pemulihan ekonomi bakal melesat, namun kenyataannya justru melambat pada kuartal ketiga." lanjutnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Menyusul IHSG, beberapa indeks terpantau bergerak variatif seperti indeks LQ45 turun (-0,39%) di 954,01, JII naik (0,11%) di 567,79, IDX30 melemah (-0,37%) di 507,14, dan MNC36 anjlok (-0,64%) di 322,45.

Sementara itu, saham-saham top gainers adalah: PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) naik (24,78%) di Rp2870, PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) melesat (24,48%) di Rp3000, dan PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) menguat (18,00%) di Rp59

Adapun saham saham yang masuk top losers antara lain, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) melemah (-6,15%) di Rp840, PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) merosot (-4,70%) di Rp710 dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) anjlok (-3,99%) di Rp15.625

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini