4 Fakta BLBI, Anthony Salim hingga Bob Hasan Lunasi Utang ke Negara

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Senin 15 November 2021 06:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 320 2500917 4-fakta-blbi-anthony-salim-hingga-bob-hasan-lunasi-utang-ke-negara-qmvS9ffunn.jpeg Uang Rupiah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah lakukan penindakan tegas kepada pihak-pihak yang terlibat utang Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Ketua Satgas BLBI, Rionald Silaban diinstruksikan Ketua Dewan Pengarah Satgas BLBI Mahfud MD untuk terus mengejar para obligor atau debitur yang belum melunasi utangnya.

Berikut empat fakta menarik penagihan BLBI berujung penyitaan hingga berakhir damai, dirangkum Okezone pada Senin (15/11/2021):

1. Undangan Pemanggilan dari BLBI "Dipamerkan" di Medsos

Menurut informasi dari MNC Portal Indonesia, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo, mengunggah undangan pemanggilan yang dilakukan BLBI kepada Tommy Soeharto dan Ronny Hendarto melalui akun @prastow.

Baca Juga: Mahfud Ancam Sita Aset Obligor dan Debitur BLBI yang Belum Lunasi Utang

Dalam pengumuman tersebut, agenda pemanggilan penagihan dilayangkan kepada pemilik atas nama pengurus PT Timor Putra Nasional yang beralamat lengkap di kawasan Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Pihak Satgas BLBI tidak sungkan untuk mencantumkan alamat lengkap secara detail dan rinci dari kediaman Tommy Soeharto dan Ronny Hendrarto.

2. Penagihan Utang Rp2,6 Triliun pada Tommy Soeharto

Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) mengirimkan surat kepada Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto terkait penyelesaian hak tagih negara dana BLBI. Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan saat ini utang Tommy Soeharto mencapai Rp2,6 triliun.

Baca Juga: Daftar 4 Konglomerat yang Lunasi Utang BLBI, dari Anthony Salim hingga Bob Hasan

Ketua Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI, Rionald Silaban pun mengatakan, luas lahan yang disita sebesar 124 hektar. Penyitaan aset Tommy senilai Rp2,6 triliun itu berlangsung kondusif tanpa ada perlawanan seperti dugaan semula. Empat bidang lahan milik Tommy itu ditancapkan plang Sita oleh BLBI.

3.  Ada 4 Konglomerat Lunasi Hutang dengan Damai

Meskipun terdapat kasus penyitaan, seperti yang terjadi terhadap Tommy Soeharto, tetapi ada empat konglomerat yang melunasi utang mereka terhadap BLBI dengan damai.

Keempat konglomerat tersebut, antara lain Anthony Salim, Bob Hasan, Sudwikatmono, dan Ibrahim Risjad. "Pemerintah harus adil, pemerintah telah menentukan utang masing-masing obligor dan debitur. Banyak di antara mereka yang membayar dan selesai," ujar Mahfud dalam konferensi pers virtual yang dikutip.

4. Debitur Tak Kooperatif Dikejar dan Ditindak

Mahfud menegaskan, kini sudah ada tidak ada lagi tawar-menawar atau negosiasi yang bisa dilakukan kepada obligor atau debitur BLBI. Oleh karena itu, Mahfud yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Satgas BLBI menginstruksikan secara khusus kepada Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban untuk terus mengejar para obligor atau debitur lain yang belum melunasi utangnya, jika perlu disita asetnya.

"Terhadap obligor atau debitur yang berdasarkan penelitian telah melakukan tindakan pidana seperti mengalihkan aset, menjadikan aset pada pihak ketiga tanpa legalitas, menyewakan aset secara gelap, akan dilakukan proses pidana," tambah Mahfud.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini