Strategi Menko Luhut Tangani Covid-19 meski Sudah Melandai

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 12 November 2021 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 320 2500935 strategi-menko-luhut-tangani-covid-19-meski-sudah-melandai-CozQDwypKu.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pihaknya ingin semua pihak terus waspada dengan kasus Covid-19 meski sudah mulai melandai.

Berkaca dari pengalaman bulan Juli lalu, betapa parahnya situasi kasus aktif pada waktu itu yang mencapai angka 56 ribu kasus baru dalam satu hari, dan begitu banyak yang meninggal hingga angka tertinggi 2 ribu.

"Tiap hari kita lihat HP kita, "Innalillahi", orang yang kita kenal, teman-teman terdekat kita, orang yang kita cintai, berita rest in peace itu beredar di HP. Semua berita duka, berita susah," ungkap Luhut dalam Festival UMKM Toba Vaganza di Medan, Jumat (12/11/2021).

Baca Juga: Menko Luhut Ngadu ke Bos OJK soal Pinjol Ilegal di Kampung Halamannya

Terus terang, sambungnya, dalam hal ini Luhut dengan tim menanganinya dengan sangat tidak mudah. Pihaknya menggunakan parameter teknologi, anak-anak muda di kantornya menggunakan NASA, NOAA, Google dan Facebook untuk melihat pergerakan dari satelit semua kabupaten, provinsi hingga tingkat kecamatan.

Baca Juga: Menko Luhut Temukan Pelanggaran Prokes di Bali, Sudah Tak Takut Covid-19?

"Dari situ, kita semua punya data. Dari data ini kita membuat judgement dan proses pengambilan keputusan yang cukup akurat. Dari hasil modelling yang dibuat anak-anak muda di kantor saya, sampai satu titik, bahwa mobilitas harus kita lakukan sampai -20," tambahnya.

Meskipun demikian, kata Luhut, titik itu tidak pernah tercapai. Sampai -15 mulai kelihatan tanda-tanda, karena di hasil modelling itu, mereka membuat economic modelling.

"Jadi, jangan sampai bapak ibu berpikir kita pakai metode yang 'agak-agak', semua scientific approach. Dari situ kita tahu titik mana yang harus diperbaiki, jadi saya bisa cepat melakukan pengambilan keputusan," tegas Luhut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini