Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Miliarder Berharta Rp35,5 Triliun Borong Saham BYAN Rp2,8 Miliar

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 16 November 2021 |14:05 WIB
Miliarder Berharta Rp35,5 Triliun Borong Saham BYAN Rp2,8 Miliar
Miliarder Low Tuck Kwong borong Saham BYAN (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Pada penutupan perdagangan Senin kemarin (15/11), saham-saham batu bara utama atau big cap (berkapitalisasi pasar besar) ramai-ramai ambles ke zona merah di tengah kabar dari hasil konferensi iklim baru-baru yang mengindikasikan masa depan suram bagi sektor batu bara.

Di samping itu, faktor lainnya yang juga mungkin berpengaruh terhadap koreksi saham batu bara saat ini adalah karena para investor terus merealisasikan aksi ambil untung lantaran saham batu bara sudah melonjak tinggi sepanjang tahun ini.

Sementara manajemen BYAN menargetkan produksi batu bara hingga 50 juta ton per tahun mulai 2022 seiring dengan selesainya proyek jalan angkutan (haul road) dan fasilitas pemuatan tongkang (barge loading) pada 2022.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement