Share

5 Tips Kelola Keuangan Generasi Sandwich, Usahakan Tetap Menabung

Zikra Mulia Irawati, Jurnalis · Selasa 16 November 2021 11:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 16 622 2502485 5-tips-kelola-keuangan-generasi-sandwich-usahakan-tetap-menabung-EI89NWFmqK.jpg Tips Mengatur Keuangan bagi generasi sandwich (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Istilah generasi sandwich kian terdengar di pembicaraan seputar keuangan generasi milenial. Pasalnya, mereka telah memasuki usia siap menikah. Di saat yang sama, mereka masih harus membiayai keluarganya pula.

Hal ini membuat sebagian besar kaum milenial pusing karena rata-rata tidak berpenghasilan tinggi. Namun, perencana keuangan sekaligus CEO ZAP Finance Prita Ghozie percaya bahwa masalah ini bisa disiasati dengan rencana keuangan yang matang.

Baca Juga: 7 Tips Liburan Hemat Bikin Kantong Anti Jebol

"Setiap mention generasi sandwich jadi sedih mulu? Well, hari ini kita ubah yuk! Takdir udah turun, maka the only way: Ikhlas dan dibawa happy aja," katanya dikutip dari Instagram @pritaghozie, Selasa (16/11/2021).

Lantas, apa saja kiat-kiat keuangan yang bisa dilakukan oleh para generasi sandwich menurut Prita? Simak rangkumannya di bawah ini.

Baca Juga: Fresh Graduate Harus Tau! Ini 3 Kebiasaan yang Bikin Kantong Jebol, MotionBanking Tawarkan Extra Income

1. Kenali dan pahami kebutuhan

Pertama, kebutuhan diri sendiri, pasangan, dan keluarga harus diketahui. Prioritaskan yang menjadi kebutuhan hidup, bukan gaya hidup.

2. Atur cash flow

Setelah menentukan prioritas, tentukan cash flow. Persentase yang bisa digunakan yaitu 50-70% untuk kebutuhan hidup, 20% untuk menabung, dan 10% untuk hiburan.

Jika cash flow tersebut dirasa masih kurang, mencari penghasilan tambahan dari pekerjaan sampingan bisa menjadi solusi.

3. Usahakan tetap menabung

Untuk tetap menabung di saat pengeluaran cukup banyak memang terasa berat. Namun, Prita menilai menabung tetap penting terutama untuk dana darurat.

Jika dana darurat sudah tersedia, lanjutkan dengan tabungan untuk dana pensiun dan dana untuk anak-anak. Menabung untuk liburan juga sah-sah saja apabila masih terdapat bonus yang tersisa.

4. Jangan lupa proteksi

Selain dana darurat, Prita juga menilai proteksi berupa asuransi jiwa untuk diri sendiri dan asuransi kesehatan untuk seluruh anggota keluarga sama pentingnya.

5. Komunikasikan secara terbuka

Jika memang terasa berat, mengomunikasikan keadaan sebenarnya kepada seluruh anggota keluarga, terutama orang tua, dapat menjadi jalan keluar.

Menurut Prita, mengatur batasan untuk diri sendiri juga penting. Jika semua sudah terasa membebani mental, Prita juga menyarankan untuk tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mental profesional.

"Aku memang ga ngerasain sih jadi Generasi Sandwich karena both of our parents menata keuangan dgn baik. Namun, bukan berarti kamu ga bisa jalaninnya. It's harder yes, but percayalah & yakin kamu bisa melewatinya. Pelukkkkkk & doa terbaik buat kamu semua," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini