Holding BUMN Tambang Diingatkan soal Bangun Smelter

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Kamis 18 November 2021 15:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 18 320 2503844 holding-bumn-tambang-diingatkan-soal-bangun-smelter-CGgNOyHK3A.jpg Holding BUMN Pertambangan Diingatkan soal Smelter. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Hendi Prio Santoso sebagai Direktur Utama MIND ID menggantikan Orias Petrus Moedak. Pergantian diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) MIND ID.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi VI Andre Rosiade menilai perombakan jajaran direksi dan komisaris Holding BUMN Industri Pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID) sudah tepat dilakukan. Di mana perombakan manajemen MIND ID adalah hal yang biasa untuk penyegaran dan tour of duty.

"Hendi yang sebelumnya di Semen Indonesia memiliki tanggung jawab besar. Diwajibkan harus lebih berani daripada manajemen sebelumnya," ujar Andre, kepada media di Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Baca Juga: Lowongan Kerja Proyek Smelter Freeport, Butuh 40.000 Orang

Menurutnya, Hendi harus memberikan nilai tambah bagi negara tatkala Freeport sudah berada di pangkuan Indonesia. Pembangunan smelter yang didorong oleh Pemerintah di Gresik harus terus dilanjutkan tanpa keraguan, karena ini merupakan poin penting keberadaan Freeport di Indonesia dan punya nilai tambah bagi Indonesia dimana selama ini hasil freeport selalu diekspor dalam bentuk bahan baku.

Kata Andre, kekurangan manajemen lama yang terlihat kurang cepat dalam membangun Smelter harus diperbaiki. hal yang sama juga terlihat di anak-anak perusahaan seperti Antam, yang juga belum membangun smelter nikel. Dikhawatirkan mengakibatkan ketergantungan semua penambang nikel dengan smelter swasta asing yang mana juga dapat menentukan harga.

"Tugas BUMN yang diberikan undang-undang tidak bisa terlaksana," ucap Andre.

Baca Juga: 4 Proyek Smelter Dikebut Supaya Beroperasi Tahun Ini, Begini Progresnya

"Ketika diminta buat smelter di Sulawesi mereka lebih condong tidak membuat smelter, tapi cukup kerja sama dengan pihak asing," ungkap Andre.

Dirinya berharap Kementerian BUMN juga mengevaluasi Antam yang lebih condong sebagai perusahaan perdagangan emas daripada perusahaan pertambangan, dapat dilihat pendapatan mereka tertinggi justru dari hasil jual beli emas.

"Saya berharap manajemen baru Mind I melakukan evaluasi-evaluasi menyeluruh untuk membangun bisnis pertambangan dr hulu ke hilir sehingga kita bisa berdaulat atas hasil-hasil tambang kita sendiri. Ini semua untuk Merah Putih" tutur Andre.

Sebelumnya, Direksi dan komisaris holding BUMN tambang, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) atau MIND ID dirombak. Jabatan direktur utama MIND ID pun diganti, Hendi Prio Santoso, eks bos PGN kini menjadi dirut MIND ID menggantikan posisi Orias Petrus Moedak, Hal tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar, Jumat 29 Oktober 2021.

"Iya betul (ada pergantian Direktur Utama MIND ID," ujar Orias kepada MNC Portal Indonesia, dikutip Minggu (31/10/2021).

Namun, keputusan pemegang saham cukup mengejutkan. Sebab, perusahaan di bawah kepemimpinan Orias mampu menorehkan kinerja positif di kuartal III-2021 Dari laporan keuangannya, MIND ID mencatat laba bersih konsolidasian sebesar Rp9,8 triliun atau naik 799 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020, di mana, MIND mencatat rugi bersih hingga Rp1,4 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini