Lowongan Kerja Proyek Smelter Freeport, Butuh 40.000 Orang

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Jum'at 22 Oktober 2021 12:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 320 2490066 lowongan-kerja-proyek-smelter-freeport-butuh-40-000-orang-drX0PJIWHN.jpg Proyek Smelter Freeport Utamakan Pekerja Lokal. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Proyek smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur membuka kesempatan kerja bagi 40.000 tenaga kerja (secara kumulatif) yang direkrut melalui perusahaan kontraktor.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan, PTFI akan mendorong perusahaan kontraktor agar memaksimalkan perekrutan masyarakat lokal untuk mengisi bidang-bidang pekerjaan tertentu.

"Dalam masa konstruksi ini, tenaga kerja kumulatif yang akan dipekerjakan di proyek tersebut sekitar 40.000 orang. Tentu sebagian besar kami mengutamakan dari lokal dulu, kemudian kabupaten, lalu dicari lagi dari provinsi di Indonesia," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Jumat (22/10/2021).

Baca Juga: Smelter Freeport Dibangun, Tiang Pancang Mulai Dipasang

Sementara untuk operasional smelter ini, setelah selesai konstruksi diperkirakan akan mempekerjakan 1.000 orang.

"Jadi tetap kami akan mengutamakan dari tenaga kerja lokal, baru kabupaten, provinsi, lalu provinsi lain," ungkap Tony.

Dibangun di atas lahan seluas 100 hektare, smelter PTFI ini akan menjadi smelter single line terbesar di dunia dengan kapasitas pengolahan mencapai 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun atau 480.000 ton logam tembaga.

Baca Juga: 6 Fakta Smelter Freeport Rp42 Triliun Terbesar di Dunia

Menurut Tony, jika proyek smelter di KEK Gresik ini sudah beroperasi penuh maka akan menghasilkan 600.000 ton katoda tembaga. DIharapkan industri hilir yang membutuhkan tembaga di Indonesia bisa tumbuh sehingga tidak perlu lagi diekspor.

"Tetapi kalau seandainya industri hilirnya belum tumbuh, terpaksa 600.000 ton katoda tembaganya harus diekspor," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, pembangunan smelter di dalam negeri ini diyakini dapat memperkuat hilirisasi industri. Presiden mengatakan pihaknya akan meminta perusahaan tambang baik swasta maupun BUMN untuk melakukan hilirisasi agar komoditas tambangnya memiliki nilai lebih tinggi.

Keberadaan hilirisasi juga berdampak pada terciptanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya pemasukan kas negara.

"Saya berharap kehadiran PTFI di KEK di Gresik ini akan menjadi daya tarik bagi industri-industri lain untuk masuk ke KEK Gresik ini, khususnya industri turunan tembaga untuk ikut berinvestasi di sini," jelas Presiden. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini