6 Fakta Smelter Freeport Rp42 Triliun Terbesar di Dunia

Erlinda Septiawati, Jurnalis · Sabtu 16 Oktober 2021 05:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 320 2486775 6-fakta-smelter-freeport-rp42-triliun-terbesar-di-dunia-zEEBZ9lOuz.jpg Presiden Jokowi Resmikan KEK Gresik dan Smelter Freeport. (Foto: Okezone.com/Kemenko Perekonomian)

JAKARTA Smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) akhirnya dibangun juga. Adapun nilai investasi sebesar Rp42 triliun yang dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Provinsi Jawa Timur.

Dengan turut menggandeng PT Chiyoda International Indonesia untuk melakukan pekerjaan Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) di tahap konstruksi.

Adapun, berikut fakta-fakta seputar investasi smelter Rp42 Triliun, yang telah dirangkum oleh Okezone, Jakarta, Sabtu (16/10/2021).

1. Diresmikan oleh Presiden Jokowi

Pembangunan smelter Freeport Indonesia yang terbesar di dunia diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain itu, dihadiri oleh sejumlah Menteri dan pejabat daerah diantaranya Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani.

Baca Juga: Bangun Smelter, Freeport Dapat Izin Keruk Emas hingga 2041

"Dengan mengucap bismillahirahmanirrahim, hari ini saya nyatakan dimulai groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di kawasan KEK Gresik Provinsi Jawa Timur," ucap Jokowi dilihat dari kanal Youtube Sekretariat Presiden.

2. Gunakan Lahan 100 Hektare

Pembangunan Smelter Freeport di atas lahan seluas 100 hektare. Smelter dibangun dengan single line ini diklaim mampu hasilkan 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun.

3. Dibutuhkan 40 Ribu Tenaga Kerja

Proses pembangunan smelter ini diperkirakan membuka lapangan pekerjaan 40.000 tenaga kerja (secara kumulatif) yang direkrut melalui perusahaan kontraktor. Di mana PTFI juga akan mendorong perusahaan kontraktor agar memaksimalkan perekrutan masyarakat lokal untuk mengisi bidang-bidang pekerjaan tertentu.

Baca Juga: Groundbreaking KEK Gresik, Target Serap Investasi Rp71 Triliuns

4. Operasi PTFI

Adanya peresmian groundbreaking menegaskan komitmen PTFI untuk membangun smelter sesuai dengan kesepakatan divestasi tahun 2018.

“Kewajiban pembangunan smelter tertuang dalam Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PTFI yang menjadi bagian tak terpisahkan dari izin keberlanjutan operasi PTFI hingga 2041,” ujar Presiden Direktur PTFI Tony Wenas dalam keterangan tertulisnya.

5. Utamakan Kesehatan dan Keselamatan Tenaga Kerja

Tony Wenas menyatakan bahwa di tengah berbagai tantangan pandemi COVID-19, PTFI terus melakukan penyesuaian dan memastikan pembangunan tetap berjalan dengan tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan seluruh tenaga kerja serta masyarakat di sekitar area kerja.

6. Manfaat Pembangunan Smelter

Presiden Joko Widodo mengatakan pembangunan smelter di dalam negeri akan memperkuat hilirsasi industri. Pemerintah juga akan terus memberikan dukungan penuh agar iklim investasi kita lebih baik.

“Saya berharap kehadiran PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik akan menjadi daya tarik bagi industri lain, khususnya industri turunan tembaga untuk ikut berinvestasi," kata Jokowi dalam keterangan tertulisnya.

Kemudian, Tony menyampaikan bahwa industri hilir tembaga dan turunannya di Indonesia perlu ditingkatkan, sehingga produk katoda tembaga dapat semakin banyak diserap di dalam negeri dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini