Penjelasan Menko Luhut soal Banyaknya TKA China di Proyek Smelter

Athika Rahma, Jurnalis · Kamis 18 November 2021 18:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 18 320 2503948 penjelasan-menko-luhut-soal-banyaknya-tka-china-di-proyek-smelter-TGKGe89Vqm.jpg Menko Luhut (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan buka-bukaan soal banyaknya tenaga kerja asing (TKA) terutama dari China di proyek-proyek smelter.

Luhut menjelaskan, Indonesia masih kekurangan sumber daya manusia (SDM) yang terampil untuk mengemban tugas di proyek tersebut. Oleh karena itu, pihaknya terpaksa menggunakan SDM dari luar negeri.

"Ini memang kesalahan kita berpuluh tahun, sekarang kita perbaiki. Memang banyak kritik pada awalnya, kenapa enggak pakai tenaga Indonesia? Ya, memang enggak ada. Karena kita tidak memperhatikan pembangunan politeknik kita," ujar Luhut di kanal YouTube ITS Indonesia, ditulis Kamis (18/11/2021).

Baca Juga: TKA China dan Arab Dibatasi Bikin Banyak Proyek Molor

Luhut mengatakan, pemanfaatan TKA ini tidak semudah kritik yang dilontarkan kepadanya. Kemarin salah satu ekonom yang berbicara dengan saya, disampaikan ke dia, tidak sesederhana yang dibicarakan di luar," katanya.

Misalnya saja, tenaga kerja di ruang kontrol pabrik pengelola proyek smelter di Kawasan Industri Weda Bay, Halmahera Tengah diisi oleh pekerja yang tidak memiliki latar belakang yang sesuai dengan pekerjaannya. Hal ini menyebabkan para pekerja tersebut harus mendapat pelatihan lagi.

"Dan lebih parah setelah kita buka politeknik, tidak ada yang lulus orang daerah. Ini fakta di lapangan, yang mungkin kita ketawa dengerinnya," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini