Share

Berkah Batu Bara, BYAN Laba Emiten Milik Taipan Low Tuck Kwong Meroket 501,8%

Rabu 01 Desember 2021 12:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 278 2510160 berkah-batu-bara-byan-laba-emiten-milik-taipan-low-tuck-kwong-meroket-501-8-TYkKYzIe8h.jpg Laba Bayan Resources Meningkat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) berhasil membukukan laba bersih USD650,32 juta hingga kuartal tiga 2021. Laba tersebut melonjak 501,85% dibanding periode sama 2020 sebesar USD108,22 juta.

Hasil itu membuat laba per saham dasar melambung menjadi USD0,2. Sedangkan di akhir September 2020 berada pada USD0,03. Demikian dikutip dari Harian Neraca, Rabu (1/12/2021).

Baca Juga: Bayan Resources Raup Laba USD359,7 Juta

Sementara pendapatan perseroan naik 74,3% menjadi USD1,749 miliar. Pendapatan itu disumbang dari penjualan batu bara senilai USD1,745 miliar atau naik 74,84% secara tahunan. Tapi pendapatan selain batu bara turun 17,55% menjadi USD3,833 juta.

Baca Juga: Terdampak Covid-19, Intip Strategi Bisnis Emiten Produsen Bir DLTA

Kemudian aset perusahaan milik miliarder Dato Low Tuck Kwong ini tumbuh 15,44% menjadi USD1,869 miliar. Hal itu dipicu utang pajak penghasilan badan yang membengkak 677,7% menjadi USD140,95 juta.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Bahkan, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi mencapai USD843,87 juta, atau melonjak 200% dibandingkan kuartal III-2020, yang tercatat sebesar USD281,08 juta. Untuk diketahui, Dato Low Tuck Kwong menguasai sebanyak 55,16% porsi saham BYAN, PT Sumber Surya Prima mengempit 10%, Engki Wibowo punya 5,96% dan sisanya dikuasai masyarakat.

Tahun ini, perseroan menargetkan volume penjualan di kisaran 32-34 juta ton, sedikit lebih rendah daripada estimasi realisasi produksi 2020 di kisaran 37 juta ton. Di sisi lain, BYAN mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure di kisaran USD170-190 juta, dengan rincian sekitar USD115 juta untuk akselerasi konstruksi 100 km jalan tambang ke Mahakam dan fasilitas pelabuhan baru, USD30 juta untuk perkantoran, dan sisanya untuk beberapa proyek lainnya dan penggantian alat berat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini