Terdampak Covid-19, Intip Strategi Bisnis Emiten Produsen Bir DLTA

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 24 Agustus 2021 18:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 24 278 2460482 terdampak-covid-19-intip-strategi-bisnis-emiten-produsen-bir-dlta-93W03OY0YK.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) telah mengambil berbagai langkah strategis untuk meminimalisir dampak Covid-19 terhadap kinerja Perseroan. Perseroan juga beradaptasi dengan perubahan di pasar dan menjalankan manajemen biaya yang bijak.

Direktur Pemasaran Delta Djakarta, Ronny Titiheruw menyebut, Perseroan telah melakukan penutupan sementara gerai-gerai on-premise dan pembatasan perjalanan. Adapun program penjualan dan pemasaran menjadi terbatas terutama ketika pandemi sedang mencapai puncaknya di kuartal kedua 2020.

Sementara itu, acara-acara musik yang menjadi signature event Perseroan, seperti “Anker Sounds-On” dan “Anker Stout Dutters” serta acara promosi utama seperti “San Miguel Open Season”, “SML Summerfling” dan “Cerveza Negra Mystery Promo”, semuanya harus ditunda karena Perseroan memprioritaskan kesehatan dan keamanan konsumen dan karyawan perusahaan.

Baca Juga: Bisnis Pengelolaan Properti, SMRA Andalkan Wilayah Kelapa Gading

"Sebagai gantinya, kami mengalihkan fokus pada program-program off-premise dan sektor tradisional. Kami meningkatkan ketersediaan di hipermarket dan supermarket, serta mempertahankan program insentif untuk mendukung pedagang grosir kami," ujar Ronny dalam Public Expose DLTA secara virtual, Selasa (24/8/2021).

Baca Juga: Charoen Pokphand (CPIN) Kantongi Laba Rp2,8 Triliun di Semester I-2021

Tidak hanya itu, DLTA juga memanfaatkan peluang yang ditawarkan platform online lewat kerjasama dengan Happy Fresh (platform e-groceries) yang berhasil mendorong peningkatan pendapatan hingga 400 persen di tahun 2020. Selain itu, Delta Djakarta juga mendirikan toko resmi PT Delta di Blibli dan Shopee dan menjalankan kampanye pengiriman online secara taktis.

"Untuk menjangkau konsumen kami selama pandemi, kami terus meningkatkan keberadaannya di media sosial lewat aktivasi yang berkelanjutan serta program pemasaran dan kesadaran merek di Facebook dan Instagram," kata dia.

Selain itu, Ronny menyampaikan bahwa Perseroan turut meningkatkan langkah-langkah pengendalian biaya serta produksi yang ditingkatkan dan efisiensi operasional untuk menjaga profitabilitas.

Di tahun 2020, DLTA meluncurkan perubahan kemasan kaleng dari 330ml menjadi 320ml untuk menyelaraskan dengan persaingan sehingga menghasilkan margin laba yang lebih baik. Perseroan juga memanfaatkan teknologi informasi dengan menerapkan Sistem Informasi Distributor (DIS) yang memungkinkan Perseroan untuk mengelola aktivitas distribusi dan informasi penjualan dengan lebih baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini