JAKARTA – Lonjakan penumpang yang menumpuk di Bandara Soekarno-Hatta ramai di jagat maya. Seorang wisatawan dari luar negeri memposting video berdurasi 2 menit 39 detik terkait keadaan di sekitar bandara.
Menurut informasi, sejak minggu malam sejumlah turis dan Tenaga Kerja Wanita (TKW) itu terlantar menunggu antrean karantina Wisma Atlet di Bandara Soekarno-Hatta. Peristiwa ini membuat orang yang tertidur berdekatan atau tidak menjaga jarak. Sang pengunggah video juga ditawari calo dengan tarif karantina hotel seharga Rp19 juta per orang.
Koordinator Hotel Repatriasi Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Vivi Herlambang mengatakan, tarif karantina hotel bervariasi per orangnya berdasarkan klasifikasi bintang hotelnya.
"Tarif karantina hotel bintang dua Rp6,75 juta untuk 1 orang, dan hotel bintang lima Rp12,5 juta untuk 10 hari. Kalau untuk dua orang harganya beda ya, karena meals untuk dua orang," ujar Vivi saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta.
Baca Selengkapnya: Viral Penumpukan Penumpang Karantina di Bandara Soetta, Calo Tawari Hotel Rp19 Juta
(Taufik Fajar)