Share

Menko Luhut Tawarkan AS Investasi di Tol Trans Sumatera

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 24 Desember 2021 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 24 320 2521949 menko-luhut-tawarkan-as-investasi-di-tol-trans-sumatera-N8qv7DVcs3.jpg Investasi Tol Trans Sumatera. (Foto: Okezone.com/Hutama Karya)

JAKARTA - Pemerintah menawarkan investasi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kepada Amerika Serikat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun meminta seluruh pembangunan jalan tol Trans Sumatera segera dirampungkan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan pun melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony John Blinken. Luhut menawarkan agar otoritas AS bisa berinvestasi ke Tol Trans Sumatera.

Baca Juga: Tarif Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Naik Mulai 24 Mei, Ini Rinciannya

"Kemarin itu Anthony Blinken datang, saya bilang sama dia kalau kalian mau serius bantu-bantu (investasi), kalian bantuin di sana gitu ya (Tol Trans Sumatera)," ujar Luhut saat ditemui di wartawan di Tol Becakayu 2A, Jakarta, Jumat (24/12/2021).

Meski demikian, Luhut enggan menjelaskan ruas tol Tol Trans Sumatera mana saja yang akan ditawarkan kepada pihak AS.

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo menyebut, pembangunan jalan Tol Trans Sumatera menjadi salah proyek prioritas pemerintah untuk meningkatkan konektivitas di daerah Sumatera.

Baca Juga: Tarif Tol Medan-Kualanamu Naik, Kualitasnya Gimana?

Pembangunan JTTS membutuhkan pendanaan investasi yang sangat besar. Peran BUMN, dalam hal ini PT Hutama Karya (Persero) yang dipercaya pemerintah untuk membangun JTTS, dimana, Hutama Karya dapat menyelesaikan pembangunan tahap 1 JTTS hingga tahun 2024.

Sementara itu, Hutama Karya mencatat total anggaran yang diperlukan untuk memfinalisasi pembangunan Ruas Jalan Tol Trans Sumatera mencapai Rp 547,16 triliun. Setidaknya, ada 24 ruas JTTS yang akan dibangun perseroan.

Wakil Direktur Utama Hutama Karya, Aloysius Kiik Ro menyebut, ke-24 ruas tol tersebut terbentang dari Bakauheni hingga Banda Aceh dengan panjang mencapai 2.813 kilometer (KM). Saat ini, perseroan masih mengerjakan pembangunan JTTS tahap satu sepanjang 1.064 kilometer dan diproyeksi selesai pada 2023 mendatang. Adapun nilai investasinya sebesar Rp 152 triliun.

"Tahap satu rencananya selesai di tahun 2023 dengan panjang 1.064 kilometer," ujar Aloysius dalam webinar di Jakarta beberapa waktu lalu.

Hutama Karya sendiri sudah menerima penyertaan modal negara (PMN) 2021 sebesar Rp6,2 triliun untuk mendukung pembiayaan proyek strategi nasional (PSN). Adapun rinciannya, tol Sigli-Banda Aceh senilai Rp 3,092 triliun, ruas Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu sebesar Rp2,702 triliun, dan ruas Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat sebesar Rp414 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini