Share

Nasib 1,6 Juta PNS Administrasi 'Dirumahkan', Cek 4 Faktanya

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Minggu 26 Desember 2021 04:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 25 320 2522449 nasib-1-6-juta-pns-administrasi-dirumahkan-cek-4-faktanya-ukpnH3ovWV.jpg Pemerintah akan memangkas PNS tenaga administrasi (Foto: Setkab)

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo menyebutkan, pemerintah mulai melakukan penataan terhadap 1.569.636 PNS tenaga pelaksana atau administrasi.

Berikut fakta menarik 1,6 juta PNS administrasi tak mungkin dipensiunkan yang dirangkum di Jakarta, Minggu (26/12/2021).

Baca Juga: Tak Mau Divaksin, Tunjangan Kinerja PNS Ditunda

1. Pemerintah Mulai Melakukan Penataan

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo menyebut bahwa pemerintah mulai melakukan penataan terhadap pegawai administrasi tersebut. Hal itu mengingat pemerintah tidak dapat serta merta memberhentikan para pegawai administrasi.

“Kan tak mungkin tenaga pelaksana itu langsung seperti BUMN dipensiunkan, dipesangon. Nanti Pak Sekjen Kementerian keuangan pasti akan pusing kalau seandainya 1,6 juta harus dapat pesangon. Saya kira 1,6 tenaga pelaksana, administrasi ini mulai ditata,” katanya dalam acara cara Penganugerahan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Baca Juga: Fakta Mengejutkan 1,6 Juta PNS Bakal 'Dirumahkan', Nomor 4 Kerja dari Rumah Sampai Pensiun

2. Tenaga Administrasi Ditugaskan Jadi Guru

Tjahjo Kumolo menjelaskan, sebelumnya tenaga administrasi ini ditugaskan menjadi guru. Terkait hal ini pihaknya pun telah membuka lowongan 1 juta PPPK guru tahun ini.

“Sekarang ada 1 juta PPPK untuk guru. Kemarin (tenaga) diambilkan dari 1,5 hampir 1,6 (tenaga administrasi),” ungkapnya.

3. Profesionalitas PNS Administrasi Perlu Ditingkatkan

Menurut Tjahjo Kumolo, para pegawai administrasi ini perlu ditingkatkan profesionalitasnya. Jika tidak, menurutnya ke depan lebih baik pegawai administrasi bekerja dari rumah. Sementara di kantor hanya eselon I dan eselon II.

“Kalau tidak bisa kita tingkatkan profesionalitasnya lebih baik kerja di rumah saja sampai pensiun. Kemudian yang kerja di kantor menempatkan eselon I dan II sebagai leader untuk menggerakan dan mengorganisir dalam mempercepat proses perizinan dan memperpendek layanan publik,” ujarnya.

4. Rekrutmen Pegawai Administrasi Telah Dihentikan

Pemerintah pun beberapa tahun telah menghentikan rekrutmen pegawai administrasi. Bahkan untuk seleksi CPNS 2021 ini pemerintah fokus pada jabatan-jabatan teknis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini