Share

Lampaui Target, Penjualan Mobil Tahun Ini Laris 790 Ribu Unit

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Senin 27 Desember 2021 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 27 320 2523117 lampaui-target-penjualan-mobil-tahun-ini-laris-790-ribu-unit-K1U2qErUuf.jpg Penjualan Mobil 2021. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Penjualan kendaraan bermotor hingga akhir 2021 mencapai 790 ribu unit. Capaian tersebut melampaui target penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) di tahun ini.

Ketua Satu Gaikindo, Jongkie Sugiarto mengatakan, berdasarkan angka penjualan tersebut telah melampaui target dan proyeksi Gaikindo sebanyak 750 tibu unit.

Baca Juga: GIIAS 2021 Jadi Titik Balik Kebangkitan Industri Otomotif

"Kalau kita melihat angka penjualan ini kalau sampai November sudah mencapai 790 ribu unit dari proyeksi kita di tahun ini 750 sudah lewat dari proyeksi dan diharapkan Desember akhir bisa dapat lagi 60 ribu hingga mungkin angkanya ke 850 unit,” kata Jongkie Sugiarto dalam program Market Review, Senin (27/12/2021).

Menurut Jongkie, angka tersebut dikatakan sudah hampir mendekati angka penjualan di masa normal dengan total pencapaian hampir 1,1 -1,2 juta.

Baca Juga: Erick Thohir Tantang Jepang Alihkan Industri Otomotif dari Thailand ke Indonesia

"Kenaikan ini pun salah satunya diakibatkan oleh PPNBM DTP oleh pemerintah yang sebelumnya telah dilakukan pemerintah pada bulan Maret,itulah pemicu angka penjualan yang rata-ratanya dari 50 ribu jadi 80-85 ribuan unit penjualan," ujarnya.

Untuk mobil yang banyak laku dan diminati masyarakat, Jongkie menilai mobil dengan harga kisaran 250 hingga 300 Juta kebawah

"Jadi semuanya mobil yang mobil kira-kiranya harganya di bawah 250-300 juta ke bawah dan inilah banyak yang dibeli orang dan penjualannya fantastis," urainya.

Sebagai contoh, sebanyak 400 Ribu unit untuk tipe tipe MPV dan seterusnya ditambah 220-230 Ribu unit dari LCGC atau KBH 2.

"Kita lihat dari dua segmen ini saja sudah mencapai angka 650 Ribu. Dan kita lihat daya beli masyarakat kita adanya disitu, jadi memang cocok income per kapita dan wajar orang-orang segmentasinya di situ," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini