JAKARTA - Dana kesehatan adalah hal yang dapat diantisipasi di saat sakit tak dapat diprediksi. Oleh karena itu, keuangan harus diatur sebaik mungkin agar diri tak terlena sehingga anggaran dana penting ini terlewat.
Baca Juga: Periskop 2022: Cermat Kelola Keuangan agar Tak Boncos
“Banyak hal yang terjadi di luar kendali manusia, seperti sakit, musibah, mau pun bencana. Namun, masih banyak hal juga yang dalam kendali manusia, seperti memilih untuk mulai melakukan perencanaan keuangan dengan baik,” ujar Perencana Keuangan dari ZAP Finance Prita Hapsari Ghozie di akun Instagram pribadinya, dikutip Minggu (9/1/2022).
Lantas, bagaimana perencanaan keuangan agar dana kesehatan bisa tersedia? Simak informasinya di bawah ini.
1. Sediakan dana darurat
Menyisihkan setidaknya 10-20% penghasilan untuk dana darurat adalah sebuah kewajiban. Sakit benar-benar bisa datang tanpa diduga-duga bahkan tanpa tanda-tanda. Oleh karena itu, jangan lupa untuk tetap waspada.
2. Punya asuransi kesehatan
Selain dana, asuransi kesehatan berupa BPJS Kesehatan atau asuransi kesehatan swadaya lainnya juga penting. Jika sewaktu-waktu sakit datang, biaya rumah sakit dan pengobatan yang tidak sedikit itu akan ditanggung oleh pihak asuransi.
3. Menyediakan dana penunjang lainnya
Selain untuk diri sendiri, jangan lupa sediakan dana untuk orang-orang yang merawat kita. Dana ini penting karena tidak semua kebutuhan, seperti transportasi atau tes swab untuk orang yang merawat, akan ditanggung asuransi.
“The choice is yours,” pungkas Prita.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.