JAKARTA – Salah satu orang terkaya di Indonesia kembali memborong saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Di tengah kebijakan larangan ekspor batu bara, Dato Low Tuck Kwong menambah kepemilikan saham atas PT Bayan Resources Tbk (BYAN).
Baca Juga: Bayan Resources (BYAN), Emiten Raja Batu Bara Low Tuck Kwong Beli Tanah Rp20 Miliar
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/1/2022), pria yang dijuluki Raja Batu Bara ini tercatat kembali membeli saham emiten berkode BYAN sebanyak 331.700 saham dengan harga saham rata-rata Rp26.383,12.
Dengan demikian, Dato Low Tuck Kwong membeli saham senilai Rp8.751.280.904 di BYAN.
Baca Juga: Duitnya Tak Ada Seri, Miliarder Low Tuck Kwong Kembali Borong Saham BYAN Rp3,8 Miliar
"Transaksi dilakukan pada 3 - 7 Januari 2022 dengan tujuan untuk investasi dan dengan status kepemilikan langsung," tulis Dato Low Tuck Kwong.
Dengan tambahan tersebut, saham yang dimiliki Dato Low Tuck Kwong memiliki saham Bayan Resources menjadi 1,83 miliar lembar atau 55,21%. Melesat dari sebelumnya hanya sekitar 1,83 miliar saham atau 55,20%.
Hingga akhir September 2021, BYAN membukukan pendapatan USD 1,74 miliar atau setara Rp 25,07 triliun (asumsi kurs Rp 14.337 per dolar AS) hingga kuartal III 2021. Pendapatan Bayan Resources tumbuh 74,34% dari periode sama tahun sebelumnya USD 1 miliar atau setara Rp 14,38 triliun.
Sementara itu, manajemen BYAN menargetkan produksi batu bara hingga 50 juta ton per tahun mulai 2022 seiring dengan selesainya proyek jalan angkutan (haul road) dan fasilitas pemuatan tongkang (barge loading) pada 2022.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)