Tarif KRL Belum Naik, KCI: Masih Dibahas

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Jum'at 14 Januari 2022 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 320 2532068 tarif-krl-belum-naik-kci-masih-dibahas-rHtxJ77WiD.jpg KCI beri penjelasan soal rencana kenaikan tarif KRL (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tarif KRL Commuter Line belum naik. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menegaskan tarif KRL yang berlaku masih normal atau Rp3.000 untuk 25 km perjalanan pertama.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan kebijakan menaikkan tarif KRL saat ini masih menjadi wacana dan masih sedang dilakukan kajian dengan mempertimbangkan sejumlah masukan dan usulan dari berbagai pihak.

Baca Juga: KAI Commuter Operasikan 999 Perjalanan KRL pada Waktu Jam Sibuk

"Terkait dengan yang saat ini dibahas yaitu mengenai tarif, itu semua adalah pembahasan dalam FGD yang rutin kita lakukan setiap tahun. Intinya sampai saat ini tarif KRL masih tarif normal, Rp3.000 untuk 25 km pertama. Jadi belum ada perubahan," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dalam keterangan virtual, Jumat (14/1/2022).

Anne Purba menyebut masalah penyesuaian tarif KRL ini masih kajian, baik dari sisi kajian kapan tepatnya, besarnya seperti apa, hingga bagaimana skemanya.

Baca Juga: Alasan Tarif KRL Bakal Naik Jadi Rp5.000

Selain itu pihaknya juga tentu mempertimbangkan segala perubahan-perubahan terutama di masa pandemi Covid-19, termasuk dengan kemampuan membayar (ability to payment) dan kesediaan pengguna untuk membayar (willingness to pay) kereta api perkotaan.

"Itulah kenapa kita lakukan FGD supaya kita bisa mendengar masukan-masukan dari berbagai pihak. Ada banyak skema yang diajukan, jadi ini yang kita bahas," pungkasnya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub tengah mengkaji usulan kenaikan tarif KRL yang direncanakan pada bulan April 2022 mendatang.

Nantinya, tarif perjalanan menggunakan moda transportasi favorit di Jabodetabek itu akan naik dari Rp3.000 menjadi Rp5.000 untuk 25 km pertama. Sedangkan 10 km selanjutnya bakal dikenakan penambahanan biaya Rp1.000.

"Nah ini dari hasil survei tadi ini masih ada tahap diskusi juga. Kita akan usulkan penyesuaian tarif KRL kurang lebih Rp2.000 pada 25 km pertama. Jadi kalau yang semula sebesar Rp3.000 untuk 25 km ini jadi Rp5.000," ujar Kasubdit Penataan dan Pengembangan Jaringan Direktorat Lalu Lintas dan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Arif Anwar dalam diskusi virtual, Rabu (12/1/2022).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini