Share

Jokowi Kantongi Nama Calon Pimpinan Ibu Kota Baru, Ahok?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 18 Januari 2022 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 470 2533988 jokowi-kantongi-nama-calon-pimpinan-ibu-kota-baru-ahok-4akHFJibwM.jpg Presiden Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA  - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyatakan bahwa Ibu kota baru Indonesia akan dipimpin oleh badan otorita yang dipimpin kepala badan otorita setingkat menteri.

Nantinya, calon kepala otorita IKN akan ditunjuk langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Akan tetapi ia belum mengetahui sosoknya.

"Mengenai siapa yang akan ditunjuk oleh Presiden bisa ditanyakan Presiden, ada di kantongnya beliau. Saya tidak tahu tetapi tentu pasti pilihannya pilihan yang tepat untuk itu," kata Suharso dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga: Anggaran Bangun Ibu Kota Baru, Bappenas Jamin Tak Rugikan Anak Cucu

Kemudian kata dia, Nusantara bakal menggantikan Jakarta sebagai ibu kota negara (IKN) Indonesia yang dibangun di Kalimantan Timur.

Adapun,pemerintah pusat bakal mendelegasikan kewenangan pengaturan Nusantara kepada pemerintah daerah khusus ibukota (DKI). Untuk itu, pemerintah juga telah menyiapkan badan otorita ibu kota negara (otorita IKN).

Baca Juga: Bangun Ibu Kota Baru Tak Semudah Gosok Lampu Ajaib Aladin

"Sebutan otorita ibu kota negara diberikan dalam menjawab tantangan kelembagaan di era digital saat ini. Sehingga memudahkan segala pengurusan yang diemban oleh otoritas ibu kota negara," bebernya.

Nantinya, Otorita IKN akan memiliki beberapa kekhususan dalam rangka pelaksanaan di ibu kota baru. Antara lain, melaksanakan daerah khusus sebagai pengguna anggaran, pengguna barang, tingkat kementerian, dan bentuk-bentuk kewenangan khusus dalam rangka pemerintahan daerah khusus ibu kota negara.

"Itu semua akan diatur lebih lanjut lewat Peraturan Pemerintah (PP) maupun Peraturan Presiden (Perpres)," tandasnya.

Sebelumnya, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok diisukan menjadi calon pemimpin pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). Hal itu mencuat setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Nusantara sebagai nama baru IKN.

Saat dikonfirmasi, Ahok enggan berkomentar lebih rinci perihal namanya yang digadang-gadang masuk dalam bursa calon pemimpin Nusantara. Ahok menyebut itu menjadi hak prerogatif Presiden.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini