Share

Transformasi Bisnis PLN, Ini yang Dilakukan Erick Thohir

Athika Rahma, Jurnalis · Rabu 19 Januari 2022 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 320 2534509 transformasi-bisnis-pln-ini-yang-dilakukan-erick-thohir-sZrZZd31b8.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Transformasi PT PLN (Persero) yang dijalankan bukanlah langkah liberalisasi sektor kelistrikan di Indonesia. Langkah itu dilakukan untuk merapikan peta jalan (roadmap) perseroan di tengah defisit batu bara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sejak 2020.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, seluruh dunia tidak mendapatkan kepastian rantai pasok batu bara. Untuk itu, pemerintah akan memperbaharui rantai pasok (supply chain) batu bara lantaran Indonesia masuk dalam market global energi primer tersebut. Erick dan manajemen PLN pun telah mengadakan rapat perihal isu tersebut.

Baca Juga: Erick Thohir: Pembubaran PLN Batubara Dilakukan Tahun Ini

"Barusan selesai rapat, tadi sama Dirut PLN. Kita tahu sekarang seluruh dunia tidak mendapatkan kepastian rantai pasok. Untuk itu Indonesia yang jadi market yang besar, maka kita rapikan roadmap kita termasuk transformasi PLN. Ini bukan berarti yang kadang-kadang dipikirkan banyak pihak kita mau liberalisasi, tidak," ujar Erick dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, Rabu (19/1/2022).

Baca Juga: Biaya Pemasangan Listrik Tidak Naik, Cek Daftar Harganya

Dia juga menjelaskan, penciptaan listrik yang berasal dari fosil, sumber daya terbarukan, angin, dan lain-lain menjadi roadmap untuk merealisasikan net zero emission (NZE) di 2060.

Karena itu, kata Erick, transformasi bisnis PLN harus seirama dengan program net zero emission (NZE) di 2060 yang menjadi konsentrasi utama pemerintah di sektor energi.

Konteks lain adalah sumber daya alam di dalam negeri menjadi sumber listrik dunia, ini tidak boleh hilang atau tetap dipertahankan

"Jangan juga devisa kita hilang. Ini pertama kali neraca perdagangan kita USD 43 miliar positif. Dan disitu, devisa yang paling besar itu selain kelapa sawit yan batu bara. Makanya ini kan banyak ada matahari geothermal yang di banyak negara belum tentu sebanyak ini.

"Banyak teknologi dan inovasi yang sekarang air, angin matahari geothermal sudah menjadi listrik dan bisa dibaterainiin. Artinya, ini kesempatan juga, bukan hanya ini SDA saja, tetapi PLN bisa menjual listrik ke negara lain negara yang membutuhkan. Jadi ini yang kita lakukan secara konstruktif," lanjut dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini