Share

Minyak Goreng Rp14.000 di Ritel Modern Ludes Diborong, Apa Kata Kemendag?

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Sabtu 22 Januari 2022 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 22 320 2536185 minyak-goreng-rp14-000-di-ritel-modern-ludes-diborong-apa-kata-kemendag-mevxFC7nAa.jpg Viral emak-emak serbu minimarket demi minyak goreng murah (Foto: Tiktok)

JAKARTA - Minyak goreng subsidi yang dijual Rp14.000 per liter diserbu masyarakat. Bahkan toko ritel modern kehabisan stok minyak goreng subsidi ini karena diborong pembeli.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, fenomena tersebut sudah biasa terjadi. Di mana ada barang murah di ritel modern, masyarakat "kalap" membeli seolah besok barang tak ada lagi.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng Rp14.000 Belum Ada di Pasar Tradisional

"Padahal arus suplai kan normal. Tapi masyarakat menyerbu seolah-olah besok nggak ada barang," kata Oke saat berdialog di acara televisi swasta, dikutip Sabtu (22/1/2022).

Dia menjelaskan, jika barang di ritel modern habis, bukan berarti ketersediaan minyak goreng yang di disediakan Pemerintah itu habis. Padahal, distribusi di ritel modern memang dibatasi untuk menjaga pemerataan kebutuhan minyak goreng pada masyarakat.

Baca Juga: 5 Viral Emak-Emak Pejuang Minyak Goreng, Ibu Juleha Bikin Ngakak

"Ritel modern dua jam habis, terus masyarakat mengira minyak goreng nggak ada lagi. Karena jalur normal seperti itu di ritel modern. Walaupun kita tambah kapasitas, tapi jalur distribusi normal di ritel modern itu ya terbatas seperti itu," terang Oke.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Dia menegaskan, minyak goreng satu harga yang disediakan Pemerintah akan tersedia sampai enam bulan ke depan. Sehingga masyarakat tak perlu khawatir keesokan harinya tidak punya minyak goreng.

"Subsidi ini kan sampai enam bulan. Tapi yang sekarang ini dipeributkan itu dalam satu minggu pertama. Saat ini pun, karena komunikasi yang transparan kepada masyarakat, masyarakat jadi tahu dan langsung berbondong-bondong ke ritel modern," ujar Oke.

"Kesempatan memperoleh minyak goreng satu harga ini masih panjang, masih sangat terbuka untuk rumah tangga dan pelaku usaha kecil dan mikro (UKM)," tandasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini