Share

3 Cara Bikin Anak Lebih Pintar Kelola Keuangan

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Rabu 02 Februari 2022 22:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 02 622 2541562 3-cara-bikin-anak-lebih-pintar-kelola-keuangan-LUMywr5lKT.jpg Mengajari anak mengelola keuangan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Orang tua harus mengajari anak-anaknya soal mengelola keuangan sejak dini. Orang tua tidak boleh menunggu sampai anak-anak dewasa untuk memiliki banyak uang sebelum mengajarinya.

Hal itu dikatakan Ken Eyler, akuntan publik bersertifikat dan CEO Aquilance, sebuah perusahaan jasa keuangan yang didedikasikan untuk “keluarga yang sangat makmur.”

Selama 31 tahun karirnya menasihati keluarga kaya, Eyler telah menyaksikan lebih dari 100 anak tumbuh menjadi orang dewasa. Dia menyarankan kliennya untuk mulai mengajari anak-anak mereka tentang uang sejak dini, sekitar usia 5 atau 6 tahun, untuk membantu mereka membangun kebiasaan seumur hidup dan hubungan positif dengannya.

“Pada saat mereka berusia 11, 12, 13 dan mulai mencapai masa remaja, mereka harus cukup berpengalaman dalam bagaimana uang bekerja di masyarakat,” katanya seperti dilansir dari CNBC, Rabu (2/2/2022).

“Uang adalah alat, dan memiliki itu untuk tujuan apa pun sangat penting,” tambah dia.

Berikut tiga hal yang harus diajarkan orang tua ke anak soal uang sejak dini:

Baca Juga: Tips Kelola Uang di Tahun Baru Imlek agar Angpao Tak Cepat Habis

1. Ajari Pentingnya Menabung

Salah satu hal pertama yang harus diajarkan orang tua kepada anak-anak mereka adalah pentingnya menabung, kata Eyler. Nasihatnya berasal dari pengalaman: Orang tua Eyler sendiri memiliki aturan tentang bagaimana dia diizinkan membelanjakan uang yang dia terima ketika dia masih kecil.

“Jika saya mendapat USD100, saya bisa menghabiskan sepertiganya, saya harus menabung sepertiganya dan saya harus menemukan sepertiganya untuk melakukan sesuatu yang produktif,” katanya.

Pilihannya berkisar dari menyumbangkan uang hingga menjalankan bisnis kecil. Aturan mengajarinya bahwa dia tidak bisa menghabiskan semua yang dia miliki.

“Memiliki uang yang disisihkan sangat penting,” kata Eyler.

"Selalu ada keadaan hidup di mana Anda membutuhkan cadangan uang tunai,” tambah dia.

Selain tabungan, memiliki pemahaman dasar tentang investasi dan bunga majemuk bisa sangat berharga. Memang, investor legendaris Warren Buffett menyebut bunga majemuk sebagai sahabat investor.

Baca Juga: Cara Atur Gaji Sebelum Vs Sesudah Menikah

2. Bantu Pahami Pajak

Eyler mengatakan, anak-anak juga harus memiliki pemahaman umum tentang pajak. Ini berkisar dari memahami mengapa mereka dikeluarkan dari gaji hingga mengapa mereka ditambahkan ke harga akhir dari sesuatu yang Anda beli di toko.

“Kenyataannya adalah setiap orang di masyarakat membayar pajak,” katanya.

“Saya melihat ini dengan anak tiri saya bertahun-tahun yang lalu. Mereka seperti, 'Tunggu, apa itu?' ketika mereka membeli barang untuk diri mereka sendiri dan tiba-tiba pembelian USD10 mendekati USD11,” tambah Eyler.

Orang tua juga harus memastikan anak-anak mereka memahami mengapa pajak dipotong untuk hal-hal seperti Jaminan Sosial dan Medicare.

Eyler menjelaskan, membantu anak-anak belajar tentang pajak ketika mereka masih muda dapat membantu mereka menghindari kejutan yang tidak menyenangkan begitu mereka mulai mendapatkan uang mereka sendiri.

3. Tuntun Mereka Melalui Laporan Kartu Kredit Anda

Membiasakan anak-anak dengan dokumen keuangan umum pada usia dini juga dapat membantu mereka memahami konsep uang yang penting.

“Itu bisa sesederhana apa itu pernyataan kartu kredit,” kata Eyler.

“Ketika saya menggunakan kartu kredit, itu tidak berarti saya memiliki akses dana yang tidak terbatas,” tambahnya.

Eyler menyarankan untuk memandu anak Anda melalui laporan kartu kredit Anda dan menjelaskan hal-hal seperti batas kredit Anda. “Memiliki batas kredit USD10.000 tidak berarti saya memiliki USD10.000 untuk dibelanjakan, karena saya tidak dapat membayar uang itu kembali,” katanya.

Eyler menambahkan bahwa menunjukkan kepada anak-anak pengeluaran yang terkait dengan mereka seperti pembayaran untuk perkemahan musim panas atau mainan yang didambakan dapat menunjukkan kepada mereka bagaimana kehidupan bekerja.

“Bantu mereka memahami bahwa segala sesuatu membutuhkan kerja dan membutuhkan uang,” kata Eyler.

“Itu pendidikan yang bagus di tingkat apa pun,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini