JAKARTA – Beberapa pedagang di Pasar Senen, Jakarta Pusat belum menurunkan harga minyak goreng ke harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Alasan para pedagang belum menurunkan harga minyak sesuai dengan Permendag Nomor 6 Tahun 2022 karena belum mendapat ganti rugi.
Salah satu pedagang minyak goreng bernama Sukarsih (45) di Pasar Senen, mengaku masih menjual dengan harga Rp38.000- Rp40.000 untuk per dua liternya.
“Yang modal murah kan belum ada di kami. Saya rasa di pasar tradisional belum turun, katanya sih subsidinya ada tapi sampai sekarang belum ada. Karena kita juga beli modalnya masih tinggi ya kan gak mau rugi juga saya jual modal,” ujar Sukarsih kepada MNC Portal Indonesia, Jakarta Rabu (2/2/2022).
“Jadi sebenarnya kalau mau subsidi jangan ke Indomaret atau Alfamart dulu harusnya ke pasar dulu, kalau ke pasar modern kan orang belanjanya enggak sesuai kebutuhan cuman dijatahkan katanya kan? Itu enggak sesuai keperluannya,” tambahnya.
BACA JUGA:Pedagang Jangan Nakal! Jual Minyak Goreng di Atas HET Bakal Disanksi
Dia juga meminta agar pasokan bahan pokok lain harus terjamin aman.
Baca selengkapnya: Alasan Pedagang Belum Turunkan Harga Minyak Goreng, Singgung soal Kerugian
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.