Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Transisi Energi Butuh Biaya Besar, Jokowi: Beban Semakin Berat! Kita Ingin Adil

Athika Rahma , Jurnalis-Kamis, 10 Februari 2022 |10:51 WIB
Transisi Energi Butuh Biaya Besar, Jokowi: Beban Semakin Berat! Kita Ingin Adil
Presiden Jokowi (Foto: Setkab)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyatakan, transisi energi menjadi salah satu pilar penting dalam tema Presidensi G20 tahun 2022. Bukan hanya untuk Indonesia, namun bagi negara-negara G20, komunitas global, korporasi hingga lembaga keuangan. 

Akan tetapi, untuk berpindah dari penggunaan energi fosil ke energi bersih dinilai membutuhkan anggaran yang besar. Jokowi meminta agar transisi energi dilakukan secara berkeadilan terutama dari segi pendanaan. Hal ini disampaikan pada acara Peluncuran Transisi Energi G20, Kamis (10/2/2022).

"Transisi energi ini harus berkeadilan. Transisi energi memerlukan biaya yang sangat besar, tentu banyak negara miskin dan berkembang tidak mampu atau tidak mau membebani masyarakat apalagi di pandemi ini. Beban sudah semakin berat," ujar Jokowi dalam sambutannya yang disampaikan Menteri Koordinator Maritim dan Investas Luhut Binsar Pandjaitan.

Lanjut dia, transisi energi ini juga tidak boleh mengganggu kestabilan sosial dan ekonomi masyarakat. Perubahan paradigma akan berdampak pada perubahaan pekerjaan, skenario pembangunan, orientasi bisnis dan lainnya.

"Jadi kita ingin yang berkeadilan, yang bebannya berat harus bantu, yang siap silakan jalan sendiri. Kita harus didukung penuh oleh kerjasama yang kuat. ini yang akan kita bangun di G20," katanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement