Share

Perang Dimulai! Menghitung Anggaran Militer Rusia Vs Ukraina

Tim Okezone, Okezone · Kamis 24 Februari 2022 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 24 320 2552534 perang-dimulai-menghitung-anggaran-militer-rusia-vs-ukraina-XHNmRLAXkZ.jpg Menghitung anggaran militer Rusia Vs Ukraina. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Perang Rusia-Ukraina resmi di mulai hari, Kamis (24/2/2022). Bagaimana kata pakar militer?

Dikutip dari VOA Indonesia, pakar militer menyebut kalau angkatan bersenjata Ukraina kalah jika dibandingkan dengan jumlah pasukan dan persenjataan Rusia.

Di mana Ukraina mampu meningkatkan perlawanan yang signifikan dan menimbulkan banyak korban saat Rusia memulai apa yang akan mungkin menjadi invasi skala besar.

 BACA JUGA:Rusia Bombardir Ukraina, Harga CPO Meroket

Lalu, diketahui kalau tentara Ukraina sudah lebih terlatih.

Mereka saat ini sudah lebih siap dibandingkan pada 2014, ketika Rusia merebut semenanjung Krimea dari Ukraina tanpa perlawanan.

Alasannya, para tentara Ukraina secara luas dipandang sangat termotivasi untuk mempertahankan jantung negara itu.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pakar militer menjelaskan kembali kalau pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina ada lebih dari 100.000.

Rusia pun telah memindahkan beberapa pasukan ke Belarus, yang terletak di utara Ukraina, untuk melakukan latihan militer.

Jumlah personel tentara Rusia total 280.000, untuk angkatan bersenjata gabungannya 900.000.

 BACA JUGA:Rusia Serang Ukraina, Investor Pasar Modal Harus Ngapain?

Kemudian, jumlah tank 2.840 yang ternyata melebihi milik Ukraina.

Sedangkan Perdana Menteri Ukraina menyebut kalau jumlah angkatan bersenjata negaranya 361.000 personel.

Bahkan, Ukraina melipatgandakan anggaran pertahanannya secara nyata dari 2010 hingga 2020.

Sehingga total pengeluaran pertahanannya pada 2020 hanya berjumlah $4,3 miliar, atau sepersepuluh dari Rusia.

Berdasarkan data itu, analisis militer memperkirakan kalau pertahanan anti-pesawat dan anti-rudal Ukraina lemah.

BACA JUGA:Serangan Rusia ke Ukraina Bikin Harga Emas hingga Batu Bara Terbang Tinggi! 

Dampaknya bisa sangat rentan terhadap serangan dari Rusia.

Apalagi Rusia menggunakan keunggulannya dalam peperangan elektronik untuk melumpuhkan komando dan kendali musuhnya dengan memutuskan komunikasi unit-unit di lapangan.

Sebagai informasi, negara-negara Barat juga telah membantu Ukraina.

Terutama Amerika Serikat telah memberikan lebih dari $2,5 miliar bantuan militer sejak 2014, termasuk rudal anti-tank Javelin, kapal patroli pantai, Humvee, senapan sniper, drone pengintai, sistem radar, penglihatan malam, dan peralatan radio.

Inggris juga ikut membantu dengan memasok Ukraina 2.000 rudal anti-tank jarak pendek yang dilaporkan pada Januari.

Mereka pun mengirim spesialis Inggris untuk memberikan pelatihan. Disediakan pula kendaraan lapis baja Saxon.

Untuk Jerman, pihaknya membiayai sebuah rumah sakit lapangan senilai $6 juta dan memberikan pelatihan.

1
4

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini