Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Negara G7 Segera Bekukan dan Sita Aset Elit Rusia

Antara , Jurnalis-Rabu, 02 Maret 2022 |11:56 WIB
Negara G7 Segera Bekukan dan Sita Aset Elit Rusia
Konflik Rusia-Ukraina (Foto: Reuters)
A
A
A

Sebelumnya, menteri keuangan Jerman Christian Lindner, mengatakan G7 mengharapkan kesepakatan dalam beberapa hari mendatang tentang kemungkinan sanksi lebih lanjut, meskipun dia tidak memberikan rincian tentang langkah apa yang sedang dibahas.

"Kami ingin mengisolasi Rusia secara politik, finansial dan ekonomi," kata Lindner kepada wartawan setelah pertemuan virtual yang dipimpin oleh Jerman.

"Kami bertukar pikiran tentang penerapan sanksi saat ini dan kami juga bertukar proposal tentang tindakan tambahan apa yang dapat diambil. Dan dalam beberapa hari mendatang akan ada kesepakatan tentang ini," ungkapnya.

Lindner mengatakan dampak dari tindakan yang membatasi aktivitas bank sentral Rusia dan mengecualikan bank-bank Rusia dari sistem perpesanan antar-bank SWIFT telah melampaui ekspektasi.

"Rubel jatuh bebas," katanya saat mata uang Rusia melemah menjadi sekitar 112 terhadap dolar dalam perdagangan Selasa (1/3)

Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki mengatakan G7 telah menekankan perlunya koordinasi yang ketat dari tindakan mereka terhadap Moskow selama pembicaraan, yang juga diikuti oleh menteri keuangan Ukraina, Sergii Marchenko.

 Sementara itu, Bruno Le Maire dari Prancis menyatakan "perang ekonomi dan keuangan habis-habisan" melawan Rusia untuk menjatuhkan ekonominya sebelum membalikkan keputusannya yang kemudian dia katakan tidak pantas.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement